Jangan Sepelekan Review Pelanggan di Marketplace

pixabay by Foundry

BANYAK manfaat yang bisa diperoleh para pelaku UMKM dengan memasarkan produk atau jasanya di marketplace. Marketplace adalah sebuah area atau lokasi penyebaran penjualan, pembelian, pemasaran produk (barang dan jasa, yang mempertemukan penjual serta pembeli.

Josephine Brightnessha, Marketing Manager dalam Webinar Literasi Digital yang digelar oleh Kemkominfo dan Siberkreasi bekerjasama Siberkreasi di wilayah Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, Rabu 1 Desember 2021, mengatakan bahwa banyak alasan juga kenapa pelaku usaha UMKM harus mencoba online marketplace.

“Salah satu alasannya adalah karena minimnya anggaran yang dikeluarkan saat memulai bisnis dan kecepatan serta jangkauan pasar yang luas.  Jadi setelah bikin akun dan memastikan stock barang aman, penjual bisa langsung jualan dan sudah menjangkau konsumen dari berbagai wilayah,” ujar Josephine dalam webinar yang dipandu oleh Yulian Noor ini.

Selain itu para penjual juga tidak harus memikirkan uang sewa ruko dan karyawan. Berjualan di toko fisik, budgetnya  juga  besar sedangkan kalau di online uang untuk memulainya lebih kecil karena kita tidak perlu memiliki toko fisik yang gedung dan karyawan semua bisa kita kelola sendiri.”

Dengan ikut marketplace, kita juga bisa membangun brand awareness dan exposure yang dilakukan pihak online marketplace kepada sesama UMKM yang join.” Kita enggak cuma nawarin ke satu kota atau daerah. Kalau kita jualan di online marketplace exposurenya itu sampai seluruh Indonesia semua orang bisa beli produk kita,” katanya.

Josephine juga berbagi tentang tips meningkatkan performa penjualan di online marketplace. Diantaranya adalah dengan menggunakan bahasa yang jelas dimengerti agar pengunjung bisa paham. Juga upayakan membuat deskripsi yang jelas karena banyak sekarang orang-orang yang mendeskripsikan produknya tapi tidak jelas.

Pakar Ungkap Manfaat UMKM Terjun ke Dunia Digital

Tips selanjutnya adalah gunakan foto produk yang jelas. Sebab foto atau display produk memegang peranan penting untuk menarik pembeli. Semakin menarik foto kalian orang-orang makin rajin untuk memilih produk kalian.

Juga penting adalah memperhatikan pelanggan dan review. Jangan sepelekan layanan pelanggan dan review perhatikan juga mutu atau kualitas barang. “Jadi kalau misalnya ada orang yang review jelek produk yang dijual jangan langsung marah-marah. Lebih baik  kalian tanya dengan santun dan cari tahu benar-benar kok mereka bisa marah gitu sama produk kalian yang nggak bagus. Kalau perlu tawarkan produk pengganti,” bebernya lagi.

Karenanya jadikan review dari pelanggan itu sebagai input. Kalau misalnya mereka protes tentang misalnya pecah produknya. Maka kita harus tingkatkan lagi keamanannya agar tidak pecah lagi. Dengan pelayanan pelanggan yang baik itu sangat memperbesar  kesempatan pelanggan itu balik lagi membeli produk kita atau pun mereka bisa merekomendasikan toko kita.

Selain Josephine, juga hadir pembicara lainnya Dedy Irawan, CEO MEC Indonesia, Rio Leo seorang Guru dan Reza Aditya sebagai Key Opinion Leader.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (kanalbali/RLS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.