HAMPIR sebagian besar sisi kehidupan manusia saat ini sudah beralih ke digitalisasi. Kemajuan teknologi digital banyak dimanfaatkan untuk mempermudahkan segala aktivitas saat ini. Contohnya seperti yang dilakukan pelaku UMKM dengan memulai untuk go digital.
Menurut Chyntia Andarinie, Founder Mom Influence Indonesia dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kota Denpasar, Bali, Jumat 22 Oktober 2021, banyak manfaat yang bisa diambil dari UMKM go digital.
“Dengan berproses menjadi UMKM go digital banyak yang bisa diraih semisal bisa menjangkau pasar yang lebih luas, bisa menghemat biaya operasional dan membuat UMKM menjadi lebih profesional,” ujar Chyntia dalam webinar yang dipandu oleh Yulian Noor ini.
Selain itu budget pemasaran bisa diatur sesuai kebutuhan. Misalnya yang punya Facebook biasanya akan melihat ada iklan iklan sponsor dan sponsor iklan iklan yang muncul di Facebook itu adalah bentuk dari pengaplikasian strategi pemasaran di media sosial.
“Facebook bisa juga teman-teman pakai untuk mempromosikan usaha teman-teman jadi kita tinggal memasang atau iklan di Instagram sehingga orang lain bahkan yang tidak follow sekalipun bisa melihat postingan kita dan budgetnya bisa diatur,” ujar Chyntia lagi.
Untuk memulai beriklan di digital yang pertama harus dilakukan adalah menentukan tempat beriklan yang paling sesuai dengan jenis usaha. Kalau misalnya kita punya pakai usaha jualan baju cari tahu misalnya ternyata kalau baju itu larisnya di shoppe, karena ada fitur free ongkir atau biasanya ada fitur promo promo diskon atau potongan harga yang lumayan.
Begini Cara Manfaatkan Teknologi Digital Untuk Pasarkan Produk Lokal Agar Go Internasional
Contoh lain misalnya untuk makanan sekarang di shopee juga ada shopee food, ada grabfood atau go-food juga. Kita juga harus tahu orang-orang yang mencari produk atau jasa kita itu biasanya menggunakan aplikasi apa.
Itulah pentingnya riset pasar juga untuk menentukan target market kita itu behavior atau kebiasaan itu seperti apa. Contohnya lagi jualan daster, biasanya misalnya mau jual ke ibu-ibu kan biasanya ibu-ibu itu aktif di Facebook coba lah kita untuk menjualnya di Facebook. Meskipun orang tidak memegang langsung produknya setidaknya ada bayangan kalau misal kita menjelaskannya kainnya apa kain katun jepang atau apa.
Di samping media sosial, banyak wadah beriklan lainnya untuk UMKM yaitu Website dengan kelebihan informasinya lengkap, bisa diakses dengan mudah tanpa aplikasi tapi biayanya relatif lebih mahal dan perlu foto pemeliharaan dan update secara berkala.
Selain Chyntia juga hadir sejumlah pembicara lainnya yaitu Astried Finnia Ayu Kirana, Managing Director PT Astrindo Sentosa Kusuma, I Dewa Gede Putra Astika, S.Kom, Guru SMKN 1 Bangli dan Nard Geisha sebagai Key Opinion Leader.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (kanalbali/RLS)



Be the first to comment