DENPASATR, kanalballi.id – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Warmadewa, Denpasar, melakukan aksi pengabdian masyarakat ke kelompok wanita tani Sumber Rejeki Banjar Cengkilung, Peguyangan Denpasar Utara. Kegiatan berupa pelatihan pembuatan telur lablabyah, sosis ayam dan pentingnya kemasan dalam pemasaran produk olahan tradisional bali.
“Puji syukur kami ucapkan kehadapan yang maha kuasa berkat rachmatnyalah acara ini dapat terlaksana sesuai dengan rencana,” kata Ketua Tim Dr Ir Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti, MP, minggu 27 agustus 2023.
Dalam acara itu dia didampingi anggota tim Ir Ni Made Yudiastari, M.Si dan Ir Anak Agung Made Semaryani, M.Si serta mahasiswa dari prodi peternakan dan Ilmu teknologi Pangan Universitas Warmadewa. Pengabdian ini terselenggara dari dana hibah pengabdian dikti 2023.

Pelatihan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kelompok wanita tani dalam memproduksi produk olahan pangan tradisional seperti telur lablabnyah dan sosis yang biasanya terbuat dari daging babi, kini kita produksi sosis dari daging ayam dengan bumbu khas balinya yaitu dengan bumbu genap yang dirajang.
“Sehingga, varian dari produk pangan tradisional bertambah banyak serta dapat dikonsumsi oleh seluruh umat yang berada di bumi Indonesia,” katanya.
Produk olahan pangan tradisional bali sebagaian besar bersumber dari Babi. Padahal beberapa umat yang tidak boleh mengkonsumsi daging babi sehingga peluang pemasaran produk semakin sempit.
“Untuk itu kita mengedukasi kelompok untuk membuat sosis ayam sehingga peluang pasarnya semakin luas disamping itu kita ketahui bahwa semakin pendek rantai pemasaran semakin tinggi keuntungan yang diperoleh oleh produsen dalam artian produsen menjual langsung produknya ke konsumen tanpa melalui lembaga pemasaran,”tambahnya.
“ Untuk meningkatkan jiwa enterpreneurship dari kelompok wanita tani perlu pelatihan diantaranya bagaimana mengkemas produk olahan pangan sehingga mempunyai nilai tawar yang tinggi” katanya.
Dengan kemasan yang menarik dan adanya labeling yang menjelaskan isi atau kandungan dari produk, kegunaan produk, lokasi dari produk serta adanya sertifikasi dari produk akan mampu menarik konsumen.
Hukum ekonomi menjelaskan bahwa semakin populer produk sehingga semakin banyak peminat maka semakin besar keuntungan yang akan diperoleh. Disamping kemasan yang menarik tentunya tidak lepas dari bahan didalam memilih kemasan disesuaikan dengan produknya.
Selain pelatihan, Tim juga memberikan sumbangan berupa kaos, celemek, tutup kepala untuk seluruh anggota kelompok, alat kemasan serta Food Vacum untuk memvacum produk yang dihasilkan sehingga bisa bertahan lebih lama.
Di dalam pemasaran, penampilan pedagang atau produsen memegang peran yang sangat penting, pembeli bertambah yakin kalau pedagangnya rapi, bersih, sopan.
“Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. Dimana seorang dosen tidak hanya dituntut untuk mengajar di kampus, serta meneliti tetapi harus mengaplikasikan hasil penelitian ke masyarakat melalui pengabdian masyarakat,” kata Ayu Gemuh. Pihaknya pun berharap akan ada sinergi kemitraan antara perguruan tinggi dengan masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh kurang lebih sejumlah 40 orang, dengan tetap melaksanakan Protokol kesehatan. “ Kami menghaturkan ucapan terimakasih kepada universitas warmadewa yang sudah mengedukasi kelompoknya, sehingga kelompoknya mampu memproduksi telur lablabnyah dan sosis ayam dengan baik serta mengetahui bahwa kemasan itu sangat penting didalam penjualan produk olahan yang dihasilkan,: kata Wayan Murni selaku ketua kelompok.
Ia berharap agar pengabdian ini bisa dilanjutkan dengan teknik dan cara pemasaran produk pangan tradisional Bali secara on line. (kanalbali/RLS)


