Siswi SD di Bali Lompat dari Lantai 3, Diduga Terinspirasi dari Game

Ilustrasi - kasus pelecehan bullying - IST
Ilustrasi - kasus pelecehan bullying - IST

DENPASAR, kanalbali.id – Seorang anak perempuan berinisial KA (13) melompat dari lantai tiga Pasar Desa Serangan, di Jalan Tukad Penataran, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, pada Minggu (19/4) sekitar pukul 17.00 WITA.

Video siswi yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) ini juga menjadi viral di media sosial.

Kanit Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi mengatakan, dugaan pelajar yang duduk di bangku kelas VI SD itu lompat diduga terpengaruh adegan dalam sebuah permainan.

“Sampai saat ini, kami belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap korban. Mengingat korban masih masa pemulihan dan masih shock akibat kejadian,” kata Iptu Azel dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/4) malam.

Namun dari hasil penyelidikan digital forensik, bahwa lagu yang digunakan oleh korban untuk joget seperti pada video berjudul,”My Time oleh Bo En,” lagu yang digunakan pada game Omori. Game tersebut terdapat adegan tragis di mana karakter utama melompat dari gedung.

“Hasil analisa sementara, diduga korban membuat trend yang terinspirasi dari sebuah game Omori,” imbuhnya.

Peristiwa tragis itu, terjadi di sisi timur Pasar Desa Serangan. Kronologisnya, berawal dari korban membuat video joget-joget pada tempat kejadian perkara atau TKP yang direkam oleh teman-teman korban.

Namun secara tiba-tiba, korban berlari dan langsung melompat sehingga korban langsung terjun bebas dari lantai tiga Pasar Desa Adat Serangan.

“Kondisi korban sempat tidak sadarkan diri dan saat ini telah sadar. Kedua kaki mengalami patah tulang, tangan kanan mengalami patah tulang, korban telah berhasil menjalan operasi di RSUP Prof Ngoerah,” ujarnya. ( kanalbali/RLS )

Apa Komentar Anda?