Sasar Pasar, Sidak Protokol Kesehatan di Desa Dalung Digencarkan

Petugas kepolisian memberikan masker di Pasar Dalung, Kabupaten Badung. IST

Sidak dan edukasi protokol kesehatan di Desa Dalung, Kabupaten Badung, terus dilakukan. Salah satu tempat yang di sasar adalah di Pasar Dalung yang merupakan tempat potensi besar penyebaran COVID-19.

“Kalau di pasar kan pergerakan orang sangat rawan ya, makanya penting untuk dilakukan sidak dan edukasi protokol kesehatan agar masyarakat sadar tentang pentingnya kesehatan ditengah pandemi COVID-19,” kata Perbekel Desa Dalung, Putu Gede Arif Wiratya saat dikonfirmasi, Rabu (16/12/2020).

Arif menuturkan, selain menyadarkan masyarakat betapa pentingnya menjaga kesehatan di Desa Dalung, sidak dan edukasi protokol juga dilakukan dalam rangka pelaksanaan dan penerapan Pergub Bali No. 46 Tahun 2020 dan Perbup Badung No 52 Tahun 2020 tentang Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

“Dengan begitu, masyarakat kan bisa mengerti menganai sanksi yang akan di dapat jika tidak patuh dengan protokol kesehatan, kalau sudah sadar akan sanksi itu kan meraka terus waspada untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Sidak dan edukasi protokol kesehatan, lanjut Arif, dilakukan dengan cara melibatkan tim gabungan yang terdiri dari dari Polri, Satpol PP dan Dishub Badung, Satgas COVID-19 Desa Adat Dalung dan sejumlah petugas lain. “Jadi dalam proses itu kita tidak hanya menegur atau memberikan sanksi kepada pelanggar, namun juga membagikan masker bagi mereka yang kedapatan menggunakan masker yang tidak layak pakai,” ujarnya.

Disinggung mengenai angka pertumbuhan kasus COVID-19 di Desa Dalung, Arif mengaku pertumbuhan kasus positif cenderung bisa dikendalikan. Hingga hari ini, Rabu (16/12) jumlah kasus di Dalung mencapai 199, yang diantaranya 183 telah dinyatakan sembuh, 14 orang masih di rawat, sedangkan 2 orang lagi dinyatakan meninggal.

“Semoga saja masyarakat bisa terus disiplin agar COVID-19 di Desa Dalung bisa dikendalikan, bahkan kalau perlu desa dalung bisa mencatatkan Zero kasus pada akhir tahun ini,” pungkasnya. (Kanalbali/ACH)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.