Sopir truk maut di Bangli yang mengalami kecelakaan di Jalan Nusantara tepatnya di Banjar Palaktiying, Desa Landih dan Banjar Bangklet, Dusun Kayubihi, Kabupaten Bangli, meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan maut.
Ironisnya, Sampai saat ini belum diketahui identitasnya.
Adapun korban lainnya adalah bernisial NNR (71) seorang perempuan pejalan kaki, IWG (35), pengemudi Daihatsu Feroza dan INR penghuni rumah yang ditabrak truk tronton.
”Peristiwa laka lantas truk pengangkut semen mengalami rem blong menabrak roda empat, pejalan kaki, sepeda motor dan rumah warga yang menyebabkan korban meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, Kamis (10/7).
Pengemudi truk tronton warna orange dengan pelat nomor BK 8709 EM belum diketahui identitasnya atau Mr. X.
Kemudian, untuk korban luka-luka ada dua orang, bernisial INT (42) dengan luka-luka lecet dan sudah mendapat penanganan Puskesmas Bangli Utara, dan korban berinisial KWS (23) mengalami patah tulang kaki dan telah ditangani di Rumah Sakit BMC.
Kombes Ariasandy menyampaikan, kronologisnya bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08:15 WITA, truk Tronton datang dari Kintamani menuju Kota Bangli, dan diperkirakan mengalami rem blong selanjutnya menyerempet kendaraan Suzuki APV dan pengendara sepeda motor merk CBR dan menabrak pejalan kaki atau korban NNR.
Namun, truk tronton itu tetap melaju kencang ke arah selatan dan kembali bertabrakan dengan mobil Daihatsu Feroza dengan pelat nomor DK 1435 AAO.
Kemudian mesin Daihatsu Feroza terlepas mengenai body sebelah kanan Toyota Avanza dengan pelat nomor DK 1671 ST yang sedang parkir di garasi rumah. Selanjutnya menabrak rumah milik warga berinsial IWM di Banjar Bangklet, Desa Kayubihi, Kabupaten Bangli.
“Untuk kerugian kurang lebih Rp 500 juta, motifnya rem blong dan kasus ditangani Sat Lantas Polres Bangli,” ujarnya.
Sebelumnya, peristiwa kecelakaan maut menelan empat korban tewas yang terjadi Desa Landih, Kabupaten Bangli, pada Kamis (10/7) sekitar pukul 08:00 WITA. Peristiwa kecelakaan ini diduga akibat truk tronton yang mengangkut semen mengalami rem blong.
“Korban meninggal sementara empat (orang) infonya (nanti) lebih lanjut,” kata Kasi Humas Polres Bangli, AKP Wayan Sarta, Kamis (10/7) siang.
Ia menerangkan, untuk korban meninggal dunia yang baru diketahui bernama NNR (71) dan satu korban bernisial INT (41) mengalami luka lecet pada siku. Kedua korban berasal dari Banjar Palaktiying, Desa Landih, dan tiga korban lainnya yang tewas belum dijelaskan identitasnya.
“Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban menyerahkan proses selanjutnya sesuai dengan prosedur di kepolisian,” imbuhnya. (kanalbali/KAD)***
Menhut Lepas 40 Perkici Dada Merah di Bali


