DENPASAR, Kanalbali.id – Pemerintah Provinsi Bali akan memasang 2.500 penjor di sejumlah titik dalam perhelatan Presidensi G20 yang akan diselenggarakan pada pertengahan November mendatang.
Dana yang dikeluarkan untuk pengadaan penjor ini pun mencapai Rp3,5 miliar yang bersumber dari Pemprov Bali.
“Titik pemasangan penjornya sudah ditentukan, dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sampai ke venue G20,” kata Gubernur Bali, I Wayan Koster, Jumat, (14/10/2022)
BACA JUGA: Delegasi KTT G20 Diprediksi Lebih dari 50 Ribu Orang, PHRI Usulkan Tambahan Hotel
Menurutnya, pemasangan penjor ini merupakan inisiasi dari Pemprov Bali, tapi pada pelaksanaannya ditugaskan kepada Desa Adat yang wilayahnya dilintasi oleh para delegasi G20.
Kemenkumham Bali Gelar Sosialisasi Kerjasama Pemantauan dan Pengawasan Kekayaan Intelektual
“Kami juga sudah memberi desainn penjor ini,” imbuhnya.
Ia menjelaskan bahwa para para delegasi G20 mulai tiba di Bali pada 12 November 2022, sehingga pemasangan ribuan penjor tersebut akan dimulai pada 9 – 10 November 2022.
Diakuinya, bentuk atau desain penjor akan dipasang ini sangat istimewa, seperti halnya penjor yang sering dilombakan di daerah Kerobokan.
“Saya harap mereka menilai ini sesuatu yang keren banget, klasik, unik dan nilai seni nya luar biasa. Nanti akan dua jenis yang dibuat, ada yang jenis madya untuk di jalan raya, dan jenis utama untuk di tempat pertemuan, seperti di hotel Kempinski, kawasan Mangrove, dan tempat yang menjadi venue dari G20. Pokoknya mereka hanya bisa melihat ini di Bali,” jelasnya. (Kanalbali/LSU)



Be the first to comment