Gubernur Serahkan DIPA APBN dan Transfer ke Daerah serta Dana Desa

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster melakukan Penyerahan DIPA APBN dan Transfer ke Daerah serta Dana Desa Tahun Anggaran 2021, di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Kamis (26/11).

Pada kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kakanwil DJPb) Provinsi Bali Tri Budhianto, menyerahkan langsung DIPA secara simbolis kepada 14 (empat belas) unsur perwakilan Forkopimda.

Yakni, (KODAM IX/Udayana, Kepolisian Daerah Bali, Kejaksaan Tinggi Bali, Pengadilan Tinggi Denpasar), Satuan Kerja (Satker) dengan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) tertinggi, dan perwakilan Satker pendukung Program PEN (Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali, Universitas Udayana, TVRI Bali, Rumah Sakit Umum Sanglah, Balai Wilayah Sungai Bali Penida, BPK Perwakilan Provinsi Bali), dan Satker unsur Pemerintah Daerah/OPD dan Pelaksana Pilkada (Sekretariat Daerah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali, KPU Provinsi Bali, Bawaslu Provinsi Bali).

Selain menyerahkan DIPA, Gubernur Wayan Koster juga menyerahkan Daftar Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa kepada 9 (sembilan) Bupati/Wali Kota.

Kepala Kantor Wilayah DJPB Provinsi Bali menyampaikan bahwa penetapan DIPA Tahun 2020 merupakan dokumen final alokasi anggaran Kementerian/Lembaga untuk memulai seluruh program dan kegiatan pembangunan yang sudah direncanakan pemerintah di tahun 2021, sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Penetapan dan penyerahan DIPA Tahun 2021 dilakukan oleh pemerintah pada bulan November 2020 yang dimaksudkan agar pelaksanaan kegiatan dapat segera dimulai pada awal tahun anggaran 2021.

Untuk tahun 2021, DIPA di Provinsi Bali yang akan diserahkan kepada Satuan Kerja Pemerintah Pusat dan Organisasi Perangkat Daerah berjumlah 398 DIPA dengan nilai sebesar Rp12,198 triliun.

Terdiri atas DIPA kewenangan Satker Pemerintah Pusat sebanyak 351 DIPA, dengan total pagu sebesar Rp12,04 triliun dan  DIPA kewenangan Organisasi Perangkat Daerah sebanyak 47 DIPA, dengan total pagu sebesar Rp160,18 miliar.

Adapun alokasi TKDD untuk daerah provinsi/kabupaten/kota di wilayah Provinsi Bali adalah sebesar Rp11,848 triliun dengan rincian sebagai berikut:
1. Provinsi Bali sebesar Rp2,858 triliun
2. Kabupaten Badung sebesar Rp0,755 triliun
3. Kabupaten Bangli sebesar Rp0,908 triliun
4. Kabupaten Buleleng sebesar Rp1,453 triliun
5. Kabupaten Gianyar sebesar Rp0,986 triliun
6. Kabupaten Jembrana sebesar Rp0,764 triliun
7. Kabupaten Karangasem sebesar Rp1,143 triliun
8. Kabupaten Klungkung sebesar Rp0,792 triliun
9. Kabupaten Tabanan sebesar Rp1,230 triliun
10. Kota Denpasar sebesar Rp0,959 triliun

(kanalbali/RLS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.