MANGUPURA, kanalbali.id – Terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, pantai ini menawarkan pesona alam yang memukau dengan pasir putih lembut, air laut jernih berwarna biru kehijauan, dan ombak kelas dunia yang menjadi surga bagi para peselancar.
Meski baru-baru ini menjadi sorotan karena pembongkaran bangunan di sekitarnya, Pantai Bingin tetap mempertahankan daya tariknya sebagai destinasi wisata yang menawan dan wajib masuk list kunjungan saat liburan ke Bali. Mari kita jelajahi keindahan, fasilitas, rute, hingga kisah terkini Pantai Bingin dalam artikel ini.
Daya Tarik Pantai Bingin yang Memikat Hati
Pantai Bingin bukanlah pantai biasa. Tersembunyi di balik tebing-tebing kapur Uluwatu, pantai ini menawarkan suasana privat yang jauh dari hiruk-pikuk keramaian, menjadikannya tempat ideal untuk pelancong yang mencari ketenangan. Pemandangan perbukitan kapur yang mengelilingi pantai menambah kesan eksotis, seolah mengundang pengunjung untuk menyelami keindahan alam yang masih alami.
Salah satu magnet utama Pantai Bingin adalah ombaknya yang menantang. Dengan ketinggian ombak mencapai 5-8 meter saat musim pasang (April hingga Oktober), pantai ini menjadi favorit para peselancar profesional dari seluruh dunia. Tak heran jika Pantai Bingin sering disebut sebagai “surga peselancar” di Bali Selatan.
Namun, jangan khawatir jika Anda bukan peselancar. Area dekat bibir pantai tetap aman untuk berenang atau snorkeling, dengan kolam-kolam kecil di antara karang yang menyimpan biota laut menarik saat air surut.
Selain ombak, pemandangan matahari terbenam di Pantai Bingin adalah momen yang tak boleh dilewatkan. Perpaduan semburat jingga matahari dengan birunya laut menciptakan panorama yang memanjakan mata.
Banyak pengunjung memilih bersantai di warung lokal sambil menikmati minuman dingin, menanti senja yang memesona. Suasana pantai yang relatif sepi dibandingkan pantai populer seperti Kuta atau Seminyak membuat Bingin cocok untuk mereka yang ingin melarikan diri dari kesibukan kota.
Fasilitas dan Kenyamanan di Pantai Bingin
Meski dikenal sebagai pantai tersembunyi, Pantai Bingin memiliki fasilitas yang cukup memadai untuk menunjang kenyamanan wisatawan. Di sekitar pantai, terdapat berbagai penginapan, mulai dari homestay sederhana hingga villa dengan pemandangan laut yang menakjubkan. Warung dan restoran lokal juga tersedia, menawarkan ragam kuliner dari masakan khas Bali hingga hidangan internasional. Anda bisa menikmati ikan bakar segar atau smoothie tropis sambil memandang laut.
Fasilitas lain seperti penyewaan payung pantai dan tempat tidur pantai juga tersedia untuk pengunjung yang ingin bersantai. Bagi peselancar, beberapa warung menyediakan penyewaan papan selancar. Namun, perlu diingat bahwa akses ke pantai ini cukup menantang. Pengunjung harus menuruni ratusan anak tangga dari atas tebing untuk mencapai bibir pantai. Meski melelahkan, perjuangan ini terbayar dengan keindahan yang menanti di bawah.
Jam Buka dan Waktu Terbaik Berkunjung
Pantai Bingin buka 24 jam setiap hari, memberikan fleksibilitas bagi pengunjung untuk datang kapan saja. Namun, waktu terbaik untuk menikmati keindahan pantai ini adalah pada pagi atau sore hari. Pada pagi hari, udara masih sejuk, dan Anda bisa menikmati pantai dengan suasana yang tenang. Sore hari adalah waktu ideal untuk mengejar pemandangan sunset yang memukau. Hindari berkunjung saat siang hari karena sinar matahari bisa sangat terik, kecuali jika Anda membawa sunscreen untuk melindungi kulit.
Lokasi dan Rute Menuju Pantai Bingin
Pantai Bingin terletak di Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, sekitar 20 km dari Nusa Dua atau kurang lebih 50 menit berkendara. Jika Anda berangkat dari Bandara Ngurah Rai, ada beberapa rute yang bisa dipilih:
-
Rute via Jalan Goa Gong: Dari bandara, ikuti Jalan Goa Gong menuju Jalan Toya Ning I, lalu lanjutkan ke Jalan Raya Uluwatu Pecatu hingga tiba di Jalan Bingin Pecatu.
-
Rute via Jalan Raya Uluwatu: Alternatif lainnya adalah melalui Jalan Raya Uluwatu dan Jalan Dharmawangsa.
-
Rute dari Nusa Dua: Ambil Jalan Dharmawangsa ke Jalan Nusa Dua Selatan, lalu lanjutkan ke Jalan By Pass Ngurah Rai hingga Jalan Raya Uluwatu.
Perjalanan menuju Pantai Bingin membutuhkan sedikit usaha karena akses jalannya sempit dan terjal, tanpa jalur kendaraan langsung ke pantai. Pengunjung harus memarkir kendaraan di area parkir atas tebing, lalu berjalan kaki melalui gang sempit dan menuruni tangga. Pastikan membawa alas kaki yang nyaman dan alat penerangan jika berencana pulang setelah matahari terbenam, karena jalur menuju parkiran bisa gelap.
Kisah Terkini: Pembongkaran Bangunan di Pantai Bingin
Pantai Bingin baru-baru ini menjadi perbincangan karena pembongkaran 48 bangunan usaha, termasuk villa, restoran, dan kafe, yang dianggap melanggar aturan tata ruang dan berdiri di atas tanah negara. Pembongkaran ini dimulai pada 21 Juli 2025, dipimpin oleh Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung.
Menurut laporan, bangunan-bangunan tersebut terlalu dekat dengan bibir pantai, melanggar UU No. 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Proses ini menuai penolakan dari warga dan pelaku usaha lokal, yang meminta dispensasi waktu 5-10 tahun untuk relokasi, mengingat ratusan warga menggantungkan hidup dari usaha tersebut.
Meski demikian, pemerintah tetap melanjutkan pembongkaran dengan target selesai pada akhir Agustus 2025. Tindakan ini bertujuan mengembalikan Pantai Bingin ke kondisi aslinya, seperti era sebelum 2010 ketika hanya ada warung bambu sederhana. Meski suasana pantai kini lebih sepi, wisatawan masih tetap berdatangan, terutama untuk berselancar atau menikmati pemandangan.
Tips Liburan ke Pantai Bingin
Agar liburan ke Pantai Bingin semakin menyenangkan, berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti:
-
Datang pada Pagi atau Sore Hari: Selain menghindari panas terik, Anda juga bisa menikmati suasana pantai yang lebih tenang dan pemandangan sunset yang indah.
-
Gunakan Sunscreen: Lindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari, terutama jika berencana menghabiskan waktu lama di pantai.
-
Bawa Alat Penerangan: Jika berencana menikmati sunset, pastikan membawa senter atau ponsel dengan senter untuk menerangi jalan saat kembali ke parkiran.
-
Siapkan Fisik untuk Tangga: Ratusan anak tangga menuju pantai membutuhkan stamina. Gunakan sepatu yang nyaman dan bawa air minum.
-
Nikmati Kuliner Lokal: Jangan lewatkan kesempatan mencicipi hidangan di warung lokal, seperti seafood segar atau jus tropis.
Mengapa Pantai Bingin Layak Dikunjungi?
Pantai Bingin adalah perpaduan sempurna antara keindahan alam, petualangan, dan ketenangan. Baik Anda seorang peselancar yang mencari ombak menantang, fotografer yang ingin menangkap keindahan sunset, atau sekadar pelancong yang ingin bersantai, pantai ini memiliki sesuatu untuk semua orang.
Meski sempat diwarnai isu pembongkaran, pesona Pantai Bingin tetap tak pudar. Dengan pasir putih, air jernih, dan suasana yang masih alami, pantai ini adalah destinasi wajib bagi siapa saja yang ingin merasakan sisi lain Bali yang jauh dari keramaian. ***


