BADUNG, kanalbali.id – Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan terkait penutupan jalur udara di kawasan Timur Tengah (Timteng) akibat konflik Israel-Amerika Serikat (AS) dan Iran berdampak kepada kunjungan wisatawan dari Timur Tengah.
“Per per hari berkurang sekitar 800 orang,” katanya saat melakukan aksi bersih Pantai Jimbaran, di Kabupaten Badung, Bali, bersama Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq dan jajaran, Kamis (5/3).
Koster menerangkan, dalam empat hari ini, dari Senin (2/3) hingga Kamis (5/3) rata-rata kunjungan wisatawan dari Timur Tengah berkurang sekitar 800 orang per hari.
“Terjadi penurunan dalam empat hari ini, satu hari itu 800 orang kira-kira yang dari Timur Tengah. Kalau (Wisatawan dari) Eropa pasti akan menyesuaikan rute keberangkatan yang tadinya lewat Dubai, Doha, akan beralih atau tidak lagi ke situ mungkin Singapura atau Thailand,” kata Koster.
“Kalau (penerbangan) yang langsung ke Bali dari Rusia ada dari negara lain ada. Yang dari Timur Tengah tidak bisa kalau transit di Dubai, Doha, sudah tidak bisa,” imbuhnya.
Ia menyebutkan, kunjungan wisatawan dari Timur Tengah akan kembali stabil tergantung dari ekskalasi perang yang terjadi di Timur Tengah dan dia berharap konflik tersebut segera usai.
“Iya tergantung ekskalasi perangnya. Mudah-mudahan cepat berhenti. Satu hari 800 orang untuk sekarang dan nanti pasti ada perbaikan rute. Mudah-mudahan bisa stabil,” ujarnya. ( kanalbali/KAD )


