Nasib ABK Bali di Kapal Carnival Splendor Belum Jelas, Satgas Tunggu Arahan Pusat

Ketua Satgas COVID-19 Bali, Dewa Made Indra

Pemerintah Provinsi Bali terus menunggu arahan dari Pemerintah Pusat mengenai pemulangan anak buah kapan (ABK) kapal pesiar yang diturunkan di Tanjung Priok, Jakarta. “Apakah nanti setelah turun mereka akan dikarantina disana semua, atau akan dipulangkan bagi yang negatif rapidnya, kami dalam posisi menunggu,” kata Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Selasa (28/4).

Indra menuturkan, pemulangan ABK melalui kapal pesiar sejatinya sudah menjadi kewenangan pemerintah pusat. Namun, pemerintah Provinsi Bali terus mengikuti apa yang menjadi dinamika dari pemerintah pusat. “Gugus tugas Provinsi tetap mengikuti dinamika di pusat. Apapun yang diputuskan oleh gugus tugas nasional, tentu kami akan mengikuti dan melaksanakannnya,” jelasnya.

Selain itu, Indra juga menyampaikan Kapal Carnival Splendor yang sebelumnya akan bersandar di Bali hingga kini juga belum bersandar di Tanjung Priok Jakarta. Menurut informasi yang ia terima, Gugus Tugas Nasional sedang melakukan berbagai persiapan.

“Belum merapat, tetapi posisi kapalnya sudah dekat disana, dan gugus tugas Nasional sudah melakukan rapat-rapat persiapan dengan baik karena ada informasi bahwa kapal itu memiliki riwayat pernah ada COVID-19 di dalam kapal itu,” jelasnya. “Oleh karena itu, Gugus tugas nasional agak berhati-hati, dan gugus tugas nasional belum memutuskan untuk menurunkan. Masih memilik melakukan persiapan untuk penurunan itu,” tutur Indra. ( kanalbali/ACH)

Apa Komentar Anda?