Transisi kepemimpinan menandai babak baru pertumbuhan DOKU, didukung oleh strategi untuk semakin memperkuat posisinya di pasar pembayaran nasional.
JAKARTA, kanalbali.id – DOKU, perusahaan fintech pembayaran terkemuka di Indonesia, hari ini mengumumkan pengembangan organisasi melalui penunjukan kepemimpinan baru, seiring dengan peningkatan investasi strategis Antom, layanan pembayaran dan digitalisasi merchant dari Ant International.
Langkah ini melanjutkan kemitraan yang telah diumumkan pada Februari 2026 sekaligus memperluas kolaborasi DOKU dengan jaringan merchant global Antom dan mempererat kerja sama dengan 2C2P, anak perusahaan Antom untuk layanan payment gateway regional di Asia Tenggara.
Efektif hari ini, Himelda Renuat, Co-founder DOKU yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Marketing Officer, resmi ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) DOKU sekaligus Head of Antom Indonesia.
Dengan cakupan peran yang lebih luas, Himelda tidak hanya memimpin fase pertumbuhan DOKU selanjutnya, namun juga mengembangkan bisnis Antom di Indonesia. Pengalaman dan pemahamannya terhadap pasar lokal akan dipadukan dengan kapabilitas regional dan global Antom untuk membuka lebih banyak peluang bagi merchant di Indonesia.
Kenali Untung Rugi Paylater
Himelda akan menggantikan Chris Yeo, yang telah memimpin DOKU sebagai CEO sejak 2022. Di bawah kepemimpinan Chris, DOKU mempertajam struktur organisasi dan operasional, yang semakin memperkuat fondasi bisnis DOKU hingga saat ini, meningkatkan pertumbuhan volume transaksi, serta membangun kemitraan dengan Ant International.
Duet Unmas Denpasar dan STIMIK STIKOM Dampingi UMKM Jejukutan Pasarkan Produk Bubuk Sayur Kemasan
Sejalan dengan pengembangan organisasi, DOKU juga melakukan rebranding menjadi “DOKU by Antom”. Identitas ini mencerminkan sinergi yang semakin erat disertai strategi go-to-market yang konsisten antara DOKU, 2C2P dan Antom. DOKU tetap beroperasi dengan nama dan lisensi yang dimiliki saat ini, dimana Antom akan lebih berperan sebagai investor strategis yang mendukung pertumbuhan DOKU ke depan.
Kemitraan yang semakin erat ini akan mendorong kolaborasi di tiga area utama. Yakni, Integrasi lebih erat dengan jaringan merchant global Antom, yang menghubungkan metode pembayaran lokal, relasi merchant, serta posisi DOKU secara regulasi di Indonesia dengan platform merchant acquiring global Antom dan ekosistem produk Ant International yang lebih luas, termasuk Alipay+ sebagai unified wallet gateway.
Perluasan kolaborasi dengan 2C2P. Sebagai anak perusahaan Antom untuk layanan payment gateway regional, 2C2P akan memperkuat kolaborasi dengan DOKU untuk menghadirkan solusi pembayaran yang lebih komprehensif dan sesuai kebutuhan, baik bagi merchant Indonesia yang berekspansi ke Asia Tenggara maupun pelaku bisnis internasional yang memasuki pasar Indonesia.
Perluasan layanan keuangan, mencakup pengembangan multi-currency dan pemrosesan pembayaran lintas negara, serta penjajakan solusi pembiayaan (lending) dan pengelolaan treasury untuk mendukung kebutuhan merchant.
Melangkah ke Babak Berikutnya: Visi DOKU Seiring Pengembangan Organisasi
Di bawah kepemimpinan Himelda, DOKU akan tetap berpegang pada komitmen yang sejak awal menjadi penggerak perusahaan: mendukung pertumbuhan bisnis Indonesia melalui setiap transaksi, mulai dari merchant skala kecil yang menerima pembayaran online pertamanya hingga perusahaan besar yang memperluas bisnis ke pasar internasional.
Menuju 2027, DOKU akan terus mempererat hubungan dengan merchant yang telah dilayani, memperluas jangkauan ke berbagai industri dan kanal pembayaran baru, serta mendukung lebih banyak bisnis Indonesia untuk bertransaksi lintas negara.
Seluruh prioritas tersebut ditopang oleh komitmen terhadap keunggulan layanan (service excellence), mulai dari keandalan produk, proses integrasi yang semakin mudah bagi developer, hingga dukungan khusus bagi merchant selama 24/7. DOKU akan terus berinvestasi pada area-area tersebut seiring dengan pertumbuhan bisnis bersama Antom dan 2C2P.
Perspektif Para Pemimpin
Himelda Renuat, yang ditunjuk sebagai CEO DOKU, mengatakan, “DOKU dibangun di atas kepercayaan yang telah terjalin bersama merchant selama hampir 20 tahun, dan fondasi ini tidak akan berubah. Yang berubah adalah jangkauan kami. Dengan dukungan Antom dan 2C2P, kami dapat melayani merchant yang telah mempercayai kami dengan lebih baik, menjangkau lebih jauh industri-industri yang paling membutuhkan kami, serta membantu lebih banyak bisnis Indonesia mengambil langkah pertama untuk berekspansi ke pasar internasional. Saya juga ingin berterima kasih kepada Chris atas struktur yang telah dibentuk. Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk melanjutkan tonggak kepemimpinan beliau.”
Chris Yeo, yang sebelumnya menjabat sebagai CEO DOKU, mengatakan, “Memimpin DOKU dan turut membentuk apa yang telah kami capai hari ini bersama merchant dan seluruh tim merupakan salah satu kehormatan terbesar dalam perjalanan karier saya. Himelda adalah salah satu pendiri DOKU dan memiliki peran penting dalam membangun bisnis dan brand serta memperkuat kehadiran DOKU di pasar. Saya sangat yakin Himelda adalah sosok yang tepat untuk membawa DOKU memasuki fase berikutnya.”
Gary Liu, CEO Antom dan Senior Vice President Ant International, mengatakan, “Langkah ini merupakan kelanjutan yang natural dari kemitraan yang kami umumkan awal tahun ini, bukan perubahan arah dari komitmen tersebut. Keahlian DOKU di pasar lokal, dipadukan dengan platform global Antom dan jangkauan regional 2C2P, menempatkan kami pada posisi yang semakin kuat untuk menghadirkan manfaat nyata bagi bisnis di Indonesia dan Asia Tenggara. Himelda adalah sosok pemimpin yang tepat untuk membawa DOKU memasuki fase berikutnya. Kami juga berterima kasih kepada Chris atas kepemimpinannya selama beberapa tahun terakhir, termasuk perannya dalam membangun kemitraan ini.”
Worachat Luxkanalode, CEO 2C2P, mengatakan, “Kami menyambut baik kesempatan untuk mempererat kolaborasi dengan DOKU melalui struktur baru ini. Dengan memadukan kapabilitas payment gateway regional 2C2P dan kekuatan DOKU di pasar Indonesia, kami ingin membantu merchant mengembangkan bisnisnya di Asia Tenggara dengan lebih percaya diri.” (kanalbali/RLS)


