GIANYAR, kanalbali.id – Ada-ada saja Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PMK) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Ia ingin mendatangkan artis terbaik dan termahal di dunia dan menggelar konser dan bisa mengalahkan negara tetangga.
Awalnya, dia menyebutkan, bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak mau Negara Indonesia itu kalah dengan negara tetangga.
“Apalagi kalau yang disampaikan presiden tadi (negara) saya nggak sebutkan. Kita ini nggk boleh kalah dengan negara tetangga intinya itu. Dan satu-satunya di republik ini memenuhi syarat untuk bisa cepat untuk mengalahkan negara tetangga, itu Bali dan semuanya terpenuhi,” jelasnya.
Lalu dia, menyoroti konser internasional yang digelar oleh negara tetangga dan malah penontonnya itu 99 persen adalah warga negara Indonesia.
“Masak kita mau menonton pertunjukkan konser tingkat internasional saja ke negara tetangga. Bahkan 90 persen penontonnya di negara tetangga itu warga Indonesia juga, 99 persen bahkan dan pakai rupiah lagi keluarnya itu. Itu di negara tetangga,” jelasnya.
Kemudian, dengan diresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur yang didalamnya berdiri Bali International Hospital (BIH) oleh Presiden Prabowo itu akan berdampak kepada masyarakat di Indonesia.
“Dan alhamdulillah, kemarin Pak Presiden meresmikan dan menyiapkan pelayanan kesehatan. Orang kaya di Indonesia itu berobat juga di negara tetangga. Ini menjadi semakin cabuk buat kita, dan mungkin semua lupa menikmati Bali dari alamnya. Belum menikmati Bali dari kemajuan dan kemajuan yang akan berdampak pada bangsa Indonesia pada umumnya,” ujarnya.
Maka kedepannya, dia akan mendorong terwujudnya Bandara Internasional Bali Utara secepat-cepatnya karena telah memenuhi beberapa persyaratan yang ada.
“Karena itu buat saya adalah kewajiban untuk mendorong BIBU (Bandara Internasional Bali Utara) ini secepat-cepatnya terwujud di Bali ini. Karena sudah memenuhi syarat, semuanya bukan sekedar syarat-syarat adminitrasi atau sekedar syarat BIBU-nya tapi syarat sebagai wilayah yang maju,” ujarnya.
Cak Imin menyatakan, ada tiga pokok syarat wilayah yang maju sebetulnya. Pertama soal kepastian hukum dan Bali mendukung kepastian hukum. Kemudian, dengan adanya kepastian hukum itu baru nantinya muncul kepercayaan,
“Begitu muncul trust, muncul pembangunan, begitu muncul pembangunan muncul konser, nah itu penting. Jadi kita belum dipercaya itu, rebutan artis. Rencananya saya ini, secepatnya Menko mendatangkan artis terbaik, terbesar dan termahal di dunia. Supaya apa, supaya bukti bahwa kita negara yang layak didatangi, aman,” ujarnya.
“Bayangkan yang mengundang artis terhebat malah Muhaimin Iskandar namanya, kira-kira begitu nanti. Nah ini contoh kepastian hukum itu penting dan tadi sederhana sekali sebuah syarat yang mungkin secara makro, Indonesia nggak mudah, karena terlalu besar terlalu luas tapi kita mulai dari Bali,” ujarnya.
Kemudian, syarat yang kedua adalah tradisi dan budayanya yang menopang dan mendukung dan welcome kepada semuanya dan Pulau Bali memiliki sejarah panjang itu. Selanjutnya, syarat ketiga adalah akses dan kalau satu akses bandara saja di Bali tidak akan bisa cepat untuk sebuah kemajuan.
“Kalau akses ini hanya satu bandara tidak akan bisa cepat, harus dua bandara minimal akses itu. Akses itu terpenuhi maka kita akan menang bersaing dengan negara-negara lainnya,” ujarnya. ( kanalbali/KAD)


