Dinahkodai Ari Ashkara, GTS Internasional Mantapkan Langkah di Bisnis Pengangkutan LNG

Direktur PT GTS Internasional Tbk. (GTSI) Dira K Mochtar (dari kiri), Komisaris Utama GTSI Setiawan T Widjojo, dan Direktur Utama GTSI I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Ashkara. RUSPT GTSI pada Kamis (12/6/2025) - IST
Direktur PT GTS Internasional Tbk. (GTSI) Dira K Mochtar (dari kiri), Komisaris Utama GTSI Setiawan T Widjojo, dan Direktur Utama GTSI I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Ashkara. RUSPT GTSI pada Kamis (12/6/2025) - IST

JAKARTA, kanalbali.id – PT GTS Internasional Tbk (“GTSI”), perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan gas alam cair (LNG) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.

“Tahun 2024 merupakan periode konsolidasi yang menunjukkan ketahanan finansial dan keberhasilan Perseroan dalam mengelola efisiensi secara menyeluruh,” kata Direktur Utama Perseroan, Ari Ashkara, dalam rilis yang diterima redaksi, Sabtu (14/6/2026).

RUPST diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (12/6/2026)  dan berlangsung sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta Anggaran Dasar Perseroan.

RUPST tahun ini menjadi momen penting dalam penegasan arah strategis Perseroan, yang ditandai dengan posisi keuangan yang tetap solid dan langkah progresif menuju peningkatan efisiensi operasional serta ekspansi kapasitas armada.

Dengan mengusung semangat “Dari Stabil ke Gesit”, GTSI menyampaikan komitmennya untuk tumbuh secara berkelanjutan dan adaptif di tengah dinamika industri energi global.

“Kami berhasil menjaga stabilitas keuangan dan mempertahankan tingkat profitabilitas di tengah fluktuasi pasar energi global. Efisiensi operasional terus ditingkatkan, sembari kami mengembangkan kapasitas layanan untuk memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang,” ujar Ari Ashkara.

Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan dan peningkatan daya saing jangka menengah, Perseroan mengumumkan rencana pembelian armada kapal sebagai alat produksi tambahan sebanyak 3 kapal untuk tahun 2025/2026.

“Tahun ini, kami telah menyelesaikan kajian menyeluruh terkait kebutuhan armada dan proyeksi pasar ke depan. Dengan mempertimbangkan prospek sektor energi, termasuk LNG dan transisi menuju energi baru dan terbarukan, Perseroan akan merealisasikan investasi armada baru guna memperkuat lini operasional kami,” ungkap Ari.

Investasi armada ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk menjadi mitra logistik energi yang tangguh dan andal. Kapal-kapal baru yang direncanakan akan memiliki spesifikasi sesuai dengan standar internasional dan dirancang untuk efisiensi operasional serta kepatuhan lingkungan.

PT GTS Internasional Tbk menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan rantai pasok energi nasional melalui layanan pengangkutan LNG yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Dengan strategi pengembangan yang terarah, struktur keuangan yang sehat, serta fokus pada keberlanjutan, Perseroan siap melangkah lebih gesit menghadapi tantangan dan peluang industri ke depan. (kanalbali/RLS/RFH)

Apa Komentar Anda?