DLHK Badung Siaga Sampah Kiriman di Pantai Kuta

Sampah musiman langsung dibersihkan dengan alat berat - IST
Sampah musiman langsung dibersihkan dengan alat berat - IST

BADUNG, kanalbali.id  – Sampah yang terbawa arus laut mulai berdatangan dan mengotori sejumlah pantai di wilayah Kabupaten Badung, Bali, khususnya di Pantai Kuta, Pantai Seminyak, dan Pantai Kedonganan.

Jenis sampah yang mendominasi umumnya berupa potongan kayu dan bambu serta ada juga sampah plastik.

Kabid Pengelolaan Kebersihan dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, Bali, AA Gede Agung Dalem mengatakan, sampah kiriman sudah terjadi dua hari yang lalu Rabu (12/11), tetapi hari ini yang mulai banyak.

“Kemarin kan masih sedikit. Tadi yang lumayan. Sudah dua hari yang lalu yang mulai banyak, kalau sebelumnya ada sempat minggu lalu, itu hilang lagi waktu hujan deras itu. Sekarang sudah cenderung agak merata dia, dari Seminyak, Kuta sampai ke Kedonganan,” kata dia, saat dikonfirmasi Jumat (14/11).

Sampah yang banyak terdampar ini, karena saat ini telah memasuki angin barat dan sampah-sampah itu terbawa arus hingga berserakan di sejumlah pesisir pantai di Kabupaten Badung, Bali.

Ia menerangkan, jika melihat tahun-tahun sebelumnya sampah tersebut akan terus berdatangan dan puncaknya nanti di Bulan Januari 2026.

“Kayaknya permulaan ini dan mulai merata. Tetapi tadi sudah mulai ada kayu yang terdampar. Sepertinya akan berlanjut ini, karena sekarang memang sudah Bulan November, Desember itu sampah laut akan berdatangan dan puncaknya di Januari nanti,” imbuhnya.

Ia menyatakan, pembersihan sampah di pesisir pantai di Kabupaten Badung, sudah dimulai sejak dua hari yang lalu dan perkiraan hingga sampai saat ini ada sekitar 20 ton sampah yang telah diangkut oleh petugas.

“Di Seminyak itu kita dapat satu truk. Yang di Kuta itu ada sekitar lima truk, di Kedonganan ada juga lima truk. Satu truk itu kalau full dia dua ton. Jadi sekitar 20 ton lebih sejak dua hari yang lalu,” ujarnya.

Ia menyebutkan, untuk sampah laut pihaknya telah melakukan antisipasi. Apalagi, pembersihan sampah laut telah dilakukan secara rutin di Kabupaten Badung, Bali, dengan menurunkan ratusan petugas kebersihan dan puluhan alat berat atau alat pembersih sampah di pantai dan nantinya juga untuk alat berat dibantu oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Untuk pembersihan sampah laut itu rutinitas. Kita antisipasi itu, jadi alat berat kita sudah siapkan punya kita. Kita juga tambah dengan alat sewa. Tenaga kita sudah punya 300 orang yang standby untuk itu. Walaupun memang tenaga itu adalah tenaga penyapuan di jalan-jalan yang kita tambahkan beban pekerjaan lagi di pantai,” ujarnya.

“Tetapi yang lebih penting bahwa Bupati Badung sudah kerjasama dengan Kodam untuk mengerakkan TNI ikut menangani sampah laut. Jadi nanti akan ada bantuan dari TNI, termasuk LSM, NGO itu banyak biasanya merapat ke kita,” ujarnya. (kanalbali/KAD)

Apa Komentar Anda?