Gelar Muswil, DPW PKB Bali Ditarget Raih 1 Kursi DPR RI

Hanif Dakiri saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Bali pada Minggu (23/11) sore- IST
Hanif Dakiri saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Bali pada Minggu (23/11) sore- IST

BADUNG, kanalbali,id – Wakil ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) M. Hanif Dhakiri, berharap di Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 nantinya, kader PKB di wilayah Pulau Bali bisa menjadi anggota, DPR RI, DPRD dan DPR di kabupaten dan kota untuk mewakili suara rakyat Bali.

Hal tersebut, ia sampaikan saat usai membuka secara resmi Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Bali, yang dihadiri oleh seluruh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB kabupaten dan kota se-Bali, dan juga perwakilan dari berbagai partai lainnya di Bali, yang berlangsung di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (23/11) sore.

Hanif mengatakan, tentunya dengan Muswil PKB di Bali, pertama
bisa ada keputusan-keputusan politik yang cerdas dari Forum Muswil PKB Bali, dan juga kepengurusan yang lebih solid, kreatif dan inovatif dalam rangka menghadapi tantangan politik ke depan.

“Kita juga berharap PKB Bali ini, benar-benar bisa menjadi partai yang terbuka
untuk semua kelompok, masyarakat, apapun agamanya, latar belakang, sosial dan lain
sebagainya. Karena, memang PKB ini kan sebagai partai politik, lahirnya dari NU (Nahdlatul Ulama), dari pesantren,
dari kiai tetapi peruntukannya untuk seluruh warga Bangsa Indonesia,” kata dia.

Selain itu, pihaknya ingin PKB Bali ke depan bisa lebih menyatu dengan masyarakat dan membaur dengan kebudayaan yang ada di masyarakat Bali, sekaligus juga punya kontribusi terhadap masyarakat Bali.

“Sehingga kita ingin PKB ke depan ini bisa masuk membantu UMKM, membantu mendorong agar pariwisata di Bali ini lebih berkualitas, lebih memberikan manfaat kepada masyarakat lokal dan seterusnya,” ujarnya.

Kemudian, untuk target di 2029 pihaknya tidak muluk-muluk untuk DPW PKB Bali bisa menjadi bagian di pemerintahan di Pulau Bali, seperti bisa mendapatkan kursi DPR, DPRD di wilayah Bali agar bisa mewakili suara rakyat Bali.

“Targetnya saya bilang PKB ini kan juga memahami posisinya di tengah masyarakat Bali, yang didominasi oleh partai-partai nasionalis. Makanya, kalau istilah saya, kita titip kepada teman-teman partai-partai (lainnya) itu kasihlah PKB itu, jangan ditaruh di teras terus-lah,” ujarnya.

“Jadi kita ingin PKB juga punya kamar di dalam kekuasaan di Bali ini, di
berbagai kabupaten dan kota, termasuk di provinsi. Karena Bali ini adalah miniatur politik, sekaligus miniatur dari harmoni dan toleransi,” ujarnya.

“Sehingga seluruh entitas masyarakat termasuk yang diwakili oleh PKB ini juga agar ada representasinya dalam kekuasaan. Kita realistis saja, tapi kita ingin menjadi bagian yang bisa memberikan kontribusi untuk Bali dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Ahmad Iman Sukri selaku Ketua DPW PKB Provinsi Bali mengatakan, untuk target PKB Bali bisa mendapatkan satu kursi DPR RI dan tiga kursi DPRD Provinsi Bali di Pemilu 2029 mendatang.

“Iya targetnya satu kursi DPR RI, provinsi tiga kursi, dan semua kabupaten bisa terisi (DPR dari PKB),” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, sejauh yang dipersiapkan PKB Bali, pertama membenahi struktur di PKB Bali, agar lebih efektif dan progresif. Kemudian, menguatkan kaderisasi dan setelah itu membuat program-program yang berpihak kepada rakyat Bali.

“Tentu nanti di di dalam pemilu 2029, kita rekrutmen caleg. Semoga kalau ini sukses semua, tertata, saya yakin kok PKB di Bali bisa mewarnai. Kalau suara DPRI-nya satu kursi itu kurang lebih Rp 190 ribu
(suara). Syukur-syukur bisa 10 persen atau 5 persen (suara yang diraih) itu sudah jadi dari total DPT sekitar Rp 3 juta. Kalau itu linier dengan provinsi dan kabupaten, jadi gerakannya jadi lebih mudah nanti dan butuh waktu,” ujarnya. (“)

Apa Komentar Anda?