DENPASAR — Pemerintah Pusat dan World Health Organization (WHO) terus memantau perkembangan pandemi COVID-19 di Bali menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi The Group of Twenty (KTT G20).
“Jadi ini menjadi perhatian serius dari pemerintah pusat dan juga WHO. WHO memantau terus setiap hari perkembangan pandemi COVID-19 di Bali sampai ke tingkat kabupaten dan kota, itu datanya dipegang oleh WHO perkembangannya,” kata Gubernur Bali I Wayan Koster dalam rapat paripurna di DPRD Bali, Senin (25/10/2021).
Ia menuturkan, hampir setiap saat mendapat telepon dari pemerintah pusat berkaitan perekembangan COVID-19. Hal itu guna memastikan situasi kondusif untuk pertemuan internasional yang akan dilaksanakan pada 2022 mendatang.
Koster mengaku sudah secara cermat melihat pergerakan kasus COVID-19 di Bali dan hingga saat ini tidak terjadi lonjakan. Kasus masih stabil di angka dua digit, yakni di bawah 50 orang per hari. Kemudian kasus sembuh selalu lebih tinggi dari kasus baru.
“Secara komulatif kita tingkat kesembuhannya mencapai 96,4 persen. Jadi angka yang cukup tinggi,” jelasnya.
Koster mengklaim bahwa tingkat kematian akibat COVID-19 di Bali terus menurun hingga pada angka satu digit. Bahkan ada hari tanpa kasus kematian kasus COVID-19.
“Bahkan kemarin itu yang meninggal astungkare nol, tidak ada. Jadi dalam beberapa minggu terakhir yang meninggal ini sudah nol atau di bawah 5. Jadi semakin baik, itu tentu berkat kerja keras semua pihak para tenaga kerja kesehatan, juga TNI dan polri berserta bupati dan wali kota se-Bali serta segenap komponen masyarakat,” kata dia.
Terkait kasus aktif juga sudah menjadi menurun drastis. Ia memperkirakan kasus aktif kini tinggal 406 dan yang dirawat di rumah sakit sebanyak 130 orang.
“Jadi tadinya rumah sakit melayani ribuan, sempat kita agak kerepotan, sekarang sudah menurun drastis yang ada di isolasi terpusat itu sekitar 300 lebih. Saya kira situasi ini kita harus jaga bersama-sama dan itu arahan pemerintah pusat selalu agar selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat agar pandemi COVID-19 di Bali betul-betul dijaga dengan baik,” tambahnya. (Kanalbali/Luh Putu Sugiari).



Be the first to comment