Polisi Selidiki Penyebab Jatuhnya Mahasiswa Fisip Unud dari Lantai II

Ilustrasi - kasus pelecehan bullying - IST
Ilustrasi - kasus pelecehan bullying - IST

DENPASAR, kanalbali.id – Seorang mahasiswa Fisip Universitas Udayana (Unud) Bali, tewas terjatuh dari lantai dua gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) di Kampus Sudirman, pada Rabu (15/10) pagi.

Ketua Unit Komunikasi Publik Universitas Udayana, Dewi Pascarani mengatakan bahwa korban berinisial TAS (22) yang merupakan seorang mahasiswa.

“Terkait kejadian di lingkungan Kampus FISIP, Universitas Udayana menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, di lingkungan kampus Sudirman,” kata Pascarani, Rabu (15/10) sore.

Ia menerangkan, berdasarkan keterangan saksi dan hasil penelusuran awal, mahasiswa bernisial TAS diketahui melompat dari lantai dua gedung Fisip sekitar pukul 09.00 WITA. Korban, sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, namun tidak tertolong atau meninggal dunia.

Kemudian, Universitas Udayana telah berkoordinasi dengan pihak keluarga, dan terus mendampingi ibu dari almarhum selama berada di rumah sakit.

Pihak Universitas Udayana menyampaikan dukungan penuh kepada keluarga dalam proses duka cita ini, serta menyediakan layanan konseling bagi rekan-rekan almarhum dan sivitas akademika yang terdampak.

“Almarhum dikenal sebagai mahasiswa berprestasi dengan capaian akademik yang sangat baik hingga semester tujuh, sesuai dengan data di fakultas. Universitas Udayana mengenang almarhum sebagai pribadi yang memiliki komitmen tinggi dalam menjalani studi dan memberikan teladan dalam pencapaian akademik,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, sebagai tindak lanjut, Universitas Udayana berkomitmen memperkuat program pendampingan dan layanan kesehatan mental mahasiswa melalui unit konseling di tingkat fakultas dan universitas.

“Kami juga mengimbau seluruh pihak untuk menghormati privasi keluarga serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi,” ujarnya.

Sementara, Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol Ketut Sukadi mengatakan, terkait peristiwa tersebut pihaknya masih melakukan konfirmasi ke pihak Polsek Denpasar Barat.

“Saya masih konfirmasi ke Polsek Denpasar Barat,” ujarnya. (kanalbali/KAD)

Apa Komentar Anda?