Puting Beliung Menyambar Jembrana, Puluhan Rumah Alami Kerusakan

JEMBRANA, kanalbali.id– Akibat angin puting beliung puluhan rumah warga dan fasilitas umum di tiga kecamatan di Kabupaten Jembrana, Bali, mengalami kerusakan dan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

I Putu Agus Artana Putra selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, Bali, mengatakan peristiwa angin puting beliung berserta hujan deras terjadi pada Senin (7/10) kemarin sekitar pukul 03:30 WITA.

“Cuaca ekstrim angin puting beliung disertai hujan intensitas tinggi terjadi pada hari Senin kemarin,” kata Artana, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/10) sore.

BPBD Jembrana Bali, mencatat untuk di Kecamatan Melaya, telah terjadi kejadian angin puting beliung yang melanda Desa Melaya, yang terjadi sekitar 23.30 WITA. Diketahui satu unit rumah dengan kerusakan atap rumah dan beberapa genteng hancur yang diakibatkan tertimpa pohon wani yang tumbang terkena angin puting beliung dengan kerugian
Rp 25 juta.

Kemudian, untuk di Kecamatan Negara, Jembrana, angin puting beliung melanda Kelurahan Lelateng, dan merusak atap kanopi kerugian diperkiraan kerugian Rp 3 juta. Dan di Lingkungan Ketapang, Desa Lelateng, Kecamatan Negara, yaitu pohon mangga roboh dengan tinggi 10 meter dan kerusakan genteng ada 450 buah, Iga-Iga 16 buah, reng 26 buah dan kerugian sekitar Rp 2 juta.

Selanjutnya, di Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, angin puting beliung merusak atap rumah dan genteng sebanyak 200 buah dan kerugian Rp 500 ribu, dan
di Linkungan Pertukangan, Kelurahan Loloan Barat, juga merusak 10 genteng rumah warga dan kerugian sekitar Rp 5.500.000.

Kemudian di Kecamatan Jembrana, Bali.
Akibat angin puting beliung dan pohon tumbang yang melanda Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, pada sekitar pukul 03.00 WITA, dengan kerusakan berupa satu
kamar bangunan tempat tidur atapnya habis diterbangkan angin puting beliung kerugian
sekitar Rp 2.500 000.

Lalu, satu bangunan rumah warga yang rusak atap depan rumah habis diterbangkan oleh angin puting beliung kerugian kurang lebih Rp 1.000.000, dan satu rumah warga atap belakang rumah dan atap dapur habis diterbangkan angin putin beliung, kerugian kurang lebih Rp 2.000.000, dan satu garasi mobil roboh kerugian kurang lebih Rp 2.000.000.

Selain itu, juga terjadi pohon tumbang yang berlokasi di Jalan Pulau Irian, Desa Budeng, Kecamatan Jembrana yang disebabkan hujan dan angin kencang.

“Sehingga menyebabkan dua pohon berjenis tangi dan gamal tumbang hampir bersamaan dan mengenai kabel PLN sehingga pada saat penanganan listrik di sekitar harus dipadamkan,” imbuhnya.

Kemudian, angin puting beliung tersebut juga sempat menghancurkan beberapa atap rumah warga di Desa Yehkuning, Kecamatan Jembrana, dengan kerusakan kanopi diperkirakan kerugian Rp 6juta, kerusakan asbes dan gudang roboh milik warga diperkirakan kerugian Rp 100 juta, dan juga kerusakan kanopi diperkirakan kerugian Rp 2 juta.

Selanjutnya, di Linkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, akibat puting beliung satu atap rumah roboh, gudang pupuk, kandang babi dan kandang ayam rusak akibat hujan dan angin puting beliung dan kerusakan atap rumah dan genteng 1.500 buah rusak, seng kandang babi hancur sebagian dengan kerugian material Rp 6.500.000.

Lalu genteng rumah hancur sebanyak 1000 buah dan atap garasi mobil hancur dengan kerugian Rp 2.500.000. Dan dua buah kandang ayam semi permanen roboh
dengan kerugian Rp 8.000.000. Kemudian, gudang Pupuk Subak Babakan Kayu di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, mengalami kerusakan atap atau asbes rusak jebol dan kerugian Rp 4.000.000.

Selanjutnya, untuk dampak angin puting beliung yang melanda Desa Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, satu rumah warga mengalami rusak berat yaitu gudang roboh dengan ukuran 14 x 6 M dengan kerugian material Rp 15.000.000.

“Kemudian, satu rumah warga dalam kategori rusak ringan yaitu di bagian atap rumah jebol dikarenakan kondisi kayu pada atap rumah sudah lapuk dengan kerugian material Rp 500 ribu,” ujarnya. (kanalbali/KAD)

Apa Komentar Anda?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.