BADUNG, KANALBALI.ID – menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948, Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan Tali Kasih kepada para Sulinggih se-Kabupaten Badung, Jumat (13/3).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua WHDI Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, yang didampingi oleh Kabid Pengembangan Adat Dinas Kebudayaan Badung IB. Munika, serta pengurus dan anggota WHDI Kabupaten Badung.
Ketua WHDI Kabupaten Badung Ny. Yunita Alit Sucipta menjelaskan bahwa kegiatan tali kasih ini merupakan wujud sujud bhakti dan sradha bhakti umat kepada para Sulinggih yang telah memberikan tuntunan spiritual bagi umat Hindu, khususnya di Kabupaten Badung.
“Dalam bentuk tali kasih ini, kami memberikan punia kepada Ida Sulinggih se-Badung. Punia tersebut berupa bingkisan sanganan atau jajan serta asep/dupa yang kami persembahkan sebagai sujud bhakti dan sradha bhakti kami kepada Ida Sulinggih yang telah memberikan tuntunan kepada umat Hindu di Kabupaten Badung. Semoga punia sederhana ini dapat menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tali kasih ini merupakan program rutin tahunan WHDI Kabupaten Badung yang dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Nyepi.
Mengantisipasi Mafia Tanah
“Program ini dilaksanakan setahun sekali. Kami mengunjungi Ida-Ida Sulinggih yang ada di Kabupaten Badung sebagai bagian dari program rutin WHDI Kabupaten Badung,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan WHDI Kabupaten Badung mengunjungi sejumlah Sulinggih. Kunjungan pertama yaitu Ida Pandita Mpu Swadiaya Parama Cantika di Griya Agung Pasek, Banjar Kedampal, Desa Abiansemal, Kecamatan Abiansemal.
Kunjungan kedua yaitu Ida Pedanda Gede Oka Jumpung di Griya Manik Jumpung, Banjar Gunung, Abiansemal. Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga menjenguk salah satu keluarga griya, Ida Bagus Manik Setiawan, yang sedang mengalami sakit stroke. Pada kesempatan itu, Ny. Yunita Alit Sucipta secara pribadi memberikan bantuan dana sebagai bentuk kepedulian.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi Ida Pedanda Gede Purwa Dwija Singarsa di Griya Batan Bantas, Batan Bunutan, Banjar Sintrig, Desa Sibangkaja. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Ida Pedanda Putra Dalem Geniten di Griya Dalem, Banjar Dualang, Desa Sibang Gede.
Kunjungan terakhir dilakukan kepada Ida Pedanda Made Tembau Wanasara di Griya Gede Manuaba Keluan Wanasara, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.
Melalui kegiatan ini, WHDI Kabupaten Badung berharap dapat mempererat hubungan spiritual dan kebersamaan antara umat dengan para Sulinggih, sekaligus menyambut Hari Suci Nyepi dengan semangat kebersamaan, bhakti, dan kepedulian sosial. ( KANALBALI/rls )


