DENPASAR, kanalbali.id – Setelah melalui penilaian selama satu tahun, SMPN 5 Abiansemal di Badung, menjadi pemenang Kompetisi Daur Ulang Untuk Negeri (DAUIRI) di Bali. Penyerahan hadiah dilakukan pada Rabu (11/2/2026) di Denpasar.
Kompetisi ini diselenggarakan PT Sinar Sosro Gunung Slamat selaku produsen minuman dalam kemasan siap minum dan siap saji dengan PT Tetra Pak Indonesia perusahaan global yang bergerak di bidang pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman.
“Adanya lomba ini memberi motivasi agar sekolah kami menjadi lebih bersih,” kata Agung Eka Saraswati yang mewakili sekolah menerima hadiah.
Sebelum lomba, kata dia, pembiasaan dalam mengelola sampah sudah ditanamkan kepada siswa dan seluruh staf dengan mendirikan waste station. Di tempat ini sampah dipilah dan diolah.
“Kalau yang organic kita jadikan kompossedang yang an organic direcycle menjadi barang yang menghasilkan cuan,” jelasnya.
Sementera itu perinbgkat kedua diduduki SMP 4 Tuban dan peringkat tiga SMPN 2 Pekutatan, Jembrana. Kemudian untuk pemenang harapan adalah SMPN 1 Tabanan, SMPN PGRI Denpasar, SD Tunas Harapan Jaya Denpasar, SMP PGRI 3 Denpasar, SDN 3 Kuta Badung, SMAN 1 Pekutatan (Jembrana) dan SDN 3 Kedonganan (Badung).

Lomba sendiri diikuti oleh 50 sekolah dan sudah berlangsung untuk kedua kalinya. Devyana Tarigan – GM Marcomm & PR Sinar Sosro Gunung Slamat mengatakan, kompetisi ini adalah bagian dari komitmen untuk menjaga lingkungan hidup di Indonesia.
“Yakni dengan meningkatkan kesadaran mendaur ulang kemasan minuman paska konsumsi,” tegasnya.
Sementara Fatma Nur Rosana, Sustainability Manager, Tetra Pak Indonesia menyatakan, masa depan industri pangan harus berlandaskan ekonomi sirkular.
“Karena itu, kami terus berinvestasi dalam inovasi kemasan minuman karton, infrastruktur daur ulang, dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan setiap kemasan minuman karton memiliki peluang kedua,” tegasnya.
Melalui kolaborasi dengan PT Sinar Sosro Gunung Slamat dalam gerakan DAURI yang melibatkan sekolah-sekolah dan komunitas di Bali, kami mendorong perubahan perilaku dan memperkuat ekosistem daur ulang.
Gerakan DAURI akan terus dilaksanakan di provinsi Bali mengingat animo yang positif dan kontribusi dari sekolah-sekolah yang berpartisipasi terus bertambah setiap tahunnya. Harapannya gerakan ini akan diikuti oleh lebih banyak sekolah lagi di tahun selanjutnya. (kanalbali/RFH)


