BADUNG, kanalbali.id – Kekerasan hingga mencabut nyawa kembali menimpa WN Asing di Bali.
Kali ini menimpa WN Belanda bernisial RP (49) yang menjadi korban penganiayaan opelaku yang belum diketahui identitasnya.
“Untuk pelaku masih lidik,” kata Kabid Humas Polda Kombes Ariasandy, Selasa (24/3).
Kronologi kejadian pada Senin (23/3) malam sekitar pukul 22.00 WITA korban dan pacarnya berinsial PI (30) keluar jalan-jalan.
Namun ketika korban dan pacarnya sampai di depan vila tempat menginapnya, pacar korban melihat dua orang berboncengan dengan menggunakan motor matic berwarna hitam dengan ciri-ciri pengendara di depan memakai jaket hitam ojek online (ojol) helm warna hitam masker warna biru.
Kemudian yang dibonceng memakai baju kaus orange tidak memakai helm. Dan saat kedua pelaku tersebut sampai di ujung gang, langsung berbalik arah. Melihat hal itu, korban langsung berhenti dan menyuruh pacarnya untuk mengunci villanya yang berada di vila nomor tiga.
Lalu tak lama kemudian, pacar korban melihat dua orang tersebut langsung menyerang korban dengan menggunakan pisau. Pacar korban yang saat itu juga dikejar oleh salah satu pelaku yang menggunakan jaket ojol dan berlari ke depan vila nomor empat yang saat itu dalam keadaan gelap.
“Pacar korban sempat melihat pelaku memasuki vila korban akan tetapi tidak lama kemudian langsung keluar lagi di karenakan tidak menemukan pacar korban dan melanjutkan untuk menusuk korban,” imbuhnya.
Kemudian, sambil menunggu di kegelapan dan melihat kedua pelaku sudah melarikan diri, pacar korban selanjutnya mendekati korban yang sudah dalam keadaan mengeluarkan darah dan beteriak meminta pertolongan dengan menghubungi pemilik vila berinsial NMA (39) dan akhirnya pemilik vila datang dengan mengirimkan ambulan ke lokasi.
Saat itu, dari keterangan saksi lainnya berinsial KPTA sedang melakukan persembahyangan sempat mendengar adanya teriakan dari arah TKP dan ketika melihat ke arah TKP saksi sempat melihat diduga pelaku sebanyak dua orang meninggalkan TKP dengan mengendarai sepeda motor vario warna hitam.
“Dimana yang berboncengan membawa pisau. Karena melihat pelaku membawa pisau, saksi tidak berani mendekat ke TKP,” ujarnya.
Sementara, dari Pejabat Sementara (PS) Kasubsipenmas Polres Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti mengatakan, bahwa TKP masih banyak terlihat darah di lantai dan adanya mata pisau di atas darah tersebut.
Kemudian, hasil pemeriksaan unit identifikasi Polres Badung di TKP ditemukan satu buah kacamata, satu buah handphone, sepasang sendal slop warna putih, sepasang sendal kulit wanita bewarna coklat, satu buah mata pisau, satu buat cincin bagian pisau, satu buah ujung senter, satu buah baterai, satu buah tutup senter.
Selain itu, pada tubuh korban terdapat luka terbuka yang cukup lebar di pipi sebelah kiri yang mengenai telinga kiri korban, terdapat luka robek pada tubuh bagian kiri korban yaitu pada kepala, leher, bahu, lengan, punggung, paha bagian bawah, terdapat luka robek di bagian tengah punggung dan terdapat luka robek di pergelangan tangan kanan, di punggung jari jempol kanan.
“Hasil pemeriksaan dokter di Rumah Sakit BIMC ketika sampai di rumah sakit korban sudah tidak sadarkan diri, dilakukan resusitasi jantung, kondisi korban masih mengeluarkan darah dari luka-luka yang terbuka,” ujarnya.
“Luka korban di bagian leher, wajah, lengan kiri, bahu kiri, punggung di bagian kiri akibat dari sajam. Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.29 WITA. Kemungkinan besar penyebab kematian di karenakan kehabisan darah,” ujarnya.
Selain itu, pihak kepolisian bahwa dugaan awal ada dua orang pelaku yang sempat dilihat oleh saksi dengan ciri-ciri satu pelaku menggunakan jaket ojol berwarna hitam hijau dan satu pelaku lain menggunakan baju berwarna orange dengan mengendarai motor matic bewarna hitam berjenis Honda Vario.
“Masih perlu didalami dengan melakukan pengembangan terhadap titik CCTV yang ada di jalur yang dilalui menuju ke TKP, mengingat di TKP minim terdapat CCTV. Dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap terduga pelaku,” ujarnya. (kanalbali/KAD)


