Biar Tetap Aman, Ini Tips dan Trik Transaksi Digital

fotoblend

PERKEMBANGAN teknologi membuat transaksi digital menjadi kegiatan ekonomi yang umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di perkotaan.

Transaksi digital sendiri merupakan kegiatan pembayaran nontunai atau cashless menggunakan perangkat elektronik atau perangkat digital.

Dipaparkan pengajar di Universitas Pembangunan Jaya Marcello Singadji, beberapa jenis transaksi digital diantaranya adalah mobile banking, internet banking, belanja online, trading online, hingga investasi online.

pixabay by Artapixel

Tak heran jika aktivitas sehari-hari seperti membeli pulsa, membeli makan dan minum, berbelanja kebutuhan, transfer hingga pembayaran lain lain, kini dapat dilakukan hanya dalam satu genggaman.

“Mulai dari pembayaran BPJS, uang sekolah, rekening telepon dan listrik, banyak aplikasi yang memudahkan kita untuk melakukan transaksi dari mana pun,” kata Marcello saat berbicara dalam acara webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Kamis (15/7/2021).

Meski memudahkan transaksi, Marcello tetap menekankan pentingnya kehati-hatian dengan aneka jenis penipuan seperti menang lotre, antivirus palsu, email jebakan atau phising, mengaku sebagai tim IT toko online, hingga tawaran diskon.

Untuk itu, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan guna terhindar dari kejahatan akibat transaksi digital. Langkah tersebut adalah:

  1. Jika mendapat pesan dalam bentuk apapun tentang hadiah, periksa dulu kebenarannya
  2. Periksa aplikasi yang telah diinstall dan periksa apa saja yang minta diakses
  3. Hindari penggunaan WiFi publik untuk transaksi online
  4. Kenali proses transaksi setiap aplikasi  yang digunakan
  5. Belanja online di aplikasi dan situs terpercaya
  6. Rutin mengganti password dan tidak sembarang memberi OTP
  7. Lindungi dan jaga privasi gawai

“Ketika ada yang meminta akses apalagi pinjaman online, meminta akses nomor telpon dll, ketika sudah seperti itu, data kita sudah pindah ke sana,” tandasnya.

Selain Marcello Singadji, pembicara lain yang hadir dalam webinar Indonesia #MakinCakapDigital Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Maluku Tengah adalah Dosen Teknik Informatika Poltek Marion Erwin Dien, COO Tokocrypto Teguh Kurniawan Hermanda dan Guntur Nugraha.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 sendiri merupakan acara yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama Siberkreasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama. Empat pilar tersebut adalah Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (kanalbali/RLS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.