Soroti Ekologi Bali dalam Tantangan Zaman, ITB Stikom Bali Gelar Konferensi Internasional

DENPASAR, kanalbali.id – Dengan menggandeng HELP University, ITB Stikom Bali menggelar Konferensi Internasional mengenai Ekologi Bali yang mencakup aspek Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola untuk menjaga keberlangsungannya di masa depan.

Konferensi yang berlangsung di Prime Plaza Sanur pada Sabtu (23/11/2024) itu diikuti ratusan peserta dari dalam dan luar negeri.

Pada kesempatan itu MA, pendiri ITB STIKOM Bali dan Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, Prof. Dr. I Made Bandem MA mengangkat masalah subak sebagai wujud kearifan local Bali.

Khususnya mengenai nilai-nilai Tri Hita Karana atau tiga dasar bagi penciptaan harmoni kehidupan.

Subak bukan sekedar sebagai suatu sistim pertanian, tetapi memiliki nilai-nilai dari sisi parahyangan atau hubungan dengan sang pencipta, pawongan atau sesama manusia dan palemahan atau alam semesta.

“Harmoni ini yang harus dijaga di tengah tantangan yang semakin kuat sehingga terjadi alih fungsi lahan, perebutan sumber daya air dan berbagai masalah lainnya,” katanya.

Bandem menekankan perlunya kesadaran untuk melakukan berbagai adopsi teknologi sehingga keberadaan subak dapat berjalan beriringan dengan tuntutan perkembangan zaman.

Terkait dengan penerapan teknologi, Chancellor and Co-Founder HELP University Datuk Professor Dr. Paul Chan menekankan kondisi saat ini dimana terjadi banyak perubahan.

Era ini bahkan ditandai dengan kegagalan pendekatan pendidikan tradisional dalam menghadapi tantangan perubahan. Karenanya diperlukan lingkungan belajar yang lebih inklusif bagi semua orang.

Pendidikan harus menekankan peran dan perbedaan individu, kecerdasan berganda, dan aspek budaya dalam pembelajaran

Ia menyatakan, teori pembelajaran eksperiensial dapat mengatasi tantangan penting yang dihadapi organisasi dalam pembelajaran saat ini.

“Pembelajaran eksperiensial menggunakan pemahaman multidisiplin dan transdisiplin tentang bagaimana orang belajar dan mengatasi kebutuhan praktis dan teoritis pembelajaran orang dewasa,” katanya. (kanalbali/RFH)

Apa Komentar Anda?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.