SINGARAJA, kanalbali.id – Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng menyoroti sejumlah aspek penting dalam rencana renovasi gedung RSUD Buleleng.
Hal ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, RSUD Buleleng, RS Pratama Tangguwisia Seririt, dan RSUD Giri Mas Kecamatan Sawan yang berlangsung di ruang rapat Komisi IV DPRD Buleleng, Selasa (11/11).
Ini Produk UMKM Terlaris di Masa Pandemi
Ketua Komisi IV, Nyoman Sukarmen, menekankan bahwa rencana renovasi yang digagas Pemerintah Kabupaten Buleleng harus melalui kajian matang, terutama terkait aspek pendukung juga diperhatikan, seperti estetika bangunan, efisiensi alur pelayanan, serta ketersediaan lahan parkir yang memadai.
Bali International Fashion Festival 2022 Tandai Grand Opening Lenny Hartono Jewelry & Lifestyle.
Hal yang sama disampaikan oleh Sekretaris Komisi IV, drh. Nyoman Dhukajaya, bahwa pihaknya pada prinsipnya mendukung renovasi tersebut demi peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.
Rabies Masih Tinggi di Buleleng, Pj. Bupati Lihadnyana Minta Dinas Terkait Lebih Serius Lagi
Namun, ia menegaskan agar seluruh dampak terhadap pelayanan pasien selama proses pembangunan serta pembiayaan proyek yang menjadi tanggungan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Buleleng.
Sementara itu, anggota Komisi IV Ni Wayan Parlina Dewi, S.Pd., menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan terhadap pasien, khususnya di Instalasi Rawat Darurat (IRD). Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat keluhan masyarakat terkait keterlambatan penanganan pasien karena hambatan administratif.
“Kasus-kasus darurat seperti kecelakaan seharusnya bisa segera ditangani sesuai dengan SOP,” ujarnya.
Selain menyoroti RSUD Buleleng, Komisi IV juga mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng untuk terus meningkatkan kapasitas dan pelayanan di RS Pratama Tangguwisia serta RSUD Giri Mas, sehingga masyarakat tidak harus selalu bergantung pada RSUD Buleleng untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. (kanalbali/RLS)


