Peletakan batu pertama oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Wabup Gede Supriatna, dan Sekda Gede Suyasa menandai dimulainya penataan infrastruktur kawasan Lovina. Ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam upaya memperkuat sektor pariwisata. Terlebih kawasan Lovina merupakan ikon pariwisata Bali Utara.
Disela-sela kegiatan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan penataan infrastruktur meliputi perbaikan dan peningkatan kualitas akses jalan menuju kawasan wisata, penataan jalur pedestrian, pembenahan fasilitas umum, penataan kawasan pantai, serta peningkatan sistem penerangan dan kebersihan lingkungan.
Walikota Jaya Negara Hadiri Upacara Melaspas dan Mecaru Rsi Gana di Pura Pasek Wangaya Kaja
Lebih lanjut, Bupati Sutjidra menegaskan bahwa penataan kawasan Lovina tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan serta pelestarian kearifan lokal.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim), I Putu Adiptha Eka Putra, mengatakan proyek penataan kawasan ini dikontrak dengan anggaran sebesar Rp14,1 miliar melalui proses tender. Pelaksana pekerjaan merupakan penyedia jasa lokal yang dinilai memiliki kinerja baik.
Untuk memastikan transparansi dan kualitas pembangunan, Adiptha Eka Putra menambahkan pemerintah menggandeng sejumlah pihak dalam proses pengawasan, termasuk Kejaksaan, Kepolisian Buleleng, serta Inspektorat. ( kanalbali/RLS )


