BULELENG, kanalbali.id – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna menggerakkan ratusan masyarakat untuk bergotong royong membersihkan sampah dan material yang terbawa arus banjir bandang di kecamatan Banjar dan Seririt.
Kegiatan gotong royong ini melibatkan berbagai komponen masyarakat yakni ASN lingkup Pemkab Buleleng, TNI/Polri, relawan, komunitas lingkungan, hingga masyarakat setempat.
Pembersihan ini sebagai bagian dari upaya pemulihan pasca bencana yang melanda di sejumlah wilayah Kabupaten Buleleng, khususnya di Kecamatan Banjar dan Seririt. Bupati Sutjidra, Wabup Supriatna, dan Sekda Gede Suyasa, Jumat (13/3) memantau jalannya pembersihan serta kembali menyerahkan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari untuk masyarakat terdampak.
Disela-sela pemantauan, Bupati Sutjidra menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, ASN, TNI/Polri, pelajar, serta komunitas lingkungan yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan aksi bersih-bersih tersebut.
Jangan Lampiaskan Kekesalan di Media Sosial
“Kegiatan gotong royong ini sangat penting sekali dilakukan karena setelah pasca banjir bandang masih menyisakan baik itu sampah maupun material yang terbawa arus air dan hari ini kita melakukan pembersihan,” jelasnya.
Penambahan Dokter Spesialis Kandungan dan Anak di Setiap Puskesmas Jadi Prioritas Sutjidra
Selain aksi bersih-bersih pantai, Bupati Sutjidra bersama jajaran juga meninjau delapan titik lokasi yang terdampak bencana di wilayah Desa Banjar. Dalam kesempatan tersebut, ASN Pemerintah Kabupaten Buleleng dipimpin Bupati dan Wakil Bupati menyalurkan berbagai bantuan logistik kepada warga terdampak bencana. Bantuan beras yang disalurkan tercatat sebanyak 15.140 kilogram.
Turut disalurkan bantuan berupa sembako, kasur, paket kompor gas, tabung gas LPG, family kit, terpal, serta pakaian layak pakai guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pasca bencana di wilayah terdampak. “Selain melakukan gerakan bersih-bersih kita juga melakukan aksi pemulihan baik itu secara fisik maupun non fisik,” jelasnya.
Bupati Sutjidra juga menyampaikan bahwa keterlibatan ASN di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Daerah dalam membantu penanganan dampak bencana. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat semangat gotong royong. ( kanalbali/RLS )


