DENPASAR, kanalbali.id – Arus balik mudik Hari Raya Idul Fitri atau lebaran di 2026 dari Jawa ke Bali melalui via Pelabuhan Ketapang, Bayuwangi, Jawa Timur ke Pelabuhan Gilimanuk, di Kabupaten Jembrana, Bali, mulai meningkat.
Manager Humas ASDP Cabang Ketapang, Bintang Felfian mengatakan berdasarkan data Posko Ketapang, selama 24 jam di tanggal 24 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB atau H+2 lebaran, tercatat jumlah trip di Pelabuhan Ketapang sebanyak 192 trip.
“Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+2 mencapai 45.615 orang atau naik 10,7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 41.189 orang,” kata Bintang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3).
Selain itu, tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H+2 mencapai 8.417 unit atau naik 31,6 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 6.394 unit. Kendaraan roda empat mencapai 4.876 unit atau turun 2,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.744 unit.
Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 675 unit atau naik 24,1 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 544 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 308 unit atau turun 6,7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 330 unit.
“Total seluruh kendaraan tercatat 14.276 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+2 atau naik 18,8 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 12.012 unit,” imbuhnya.
Sedangkan, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali dari Pelabuhan Ketapang mulai dari H-10 sampai H+2 tercatat 330.719 orang atau naik 0,0 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 330.652 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 77.361 unit atau naik 4 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 74.367 unit.
Kemudian, sebaliknya, berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam di tanggal 24 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB atau H+2 tercatat jumlah trip di Pelabuhan Gilimanuk sebanyak 186 trip.
“Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada H+2 mencapai 28.086 orang atau turun 0,3 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 28.183 orang,” jelasnya.
Selain itu, tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H+2 mencapai 2.237 unit atau turun 0,6 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 2.251 unit. Kendaraan roda empat mencapai 3.808 unit atau turun 6,2 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.058 unit.
Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 709 unit atau naik 23,5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 574 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 297 unit atau naik 7,2 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 277 unit.
“Total seluruh kendaraan tercatat 7.051 unit yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk pada H+2 atau turun 1,5 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 7.160 unit,” jelasnya.
Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk mulai dari H-10 sampai H+2 tercatat 595.918 orang atau naik 5,4 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 565.607 orang.
“Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 186.922 unit atau naik 6,1 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 176.153 unit,” ujarnya. (kanalbali/RLS)


