Diproduksi di Bali dan Australia, Projek Solo Moonage Daydream Rilis Single I Feelin You

DENPASAR, kanalbali.id – Musisi independen asal Indonesia, Bobby Khilmi, memperkenalkan proyek solo The Moonage Daydream melalui single perdana berjudul “I Feelin’ You”. Lagu tersebut resmi dirilis di berbagai platform streaming digital pada 15 Agustus 2026.

Bobby saat ini menetap di Tamworth, New South Wales, Australia. Meski demikian, proses kreatif The Moonage Daydream tidak sepenuhnya dilakukan di Australia. Sejumlah proses pengembangan materi dan pengerjaan musik juga dilakukan di Bali.

“Proyek ini saya kerjakan antara Bali dan Australia. Jadi meskipun sekarang saya tinggal di Tamworth, Bali tetap punya bagian penting dalam proses kreatif saya,” katanya, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Bobby, perpindahan antara Bali dan Australia justru menjadi bagian dari perjalanan terbentuknya The Moonage Daydream.

“Lingkungan dan pengalaman yang saya dapat di dua tempat ini tentu berbeda. Itu kemudian ikut memengaruhi cara saya membuat musik dan membangun karakter proyek ini,” ujarnya.

“I Feelin’ You” menjadi karya pertama yang diperkenalkan Bobby melalui The Moonage Daydream. Lagu tersebut mengusung perpaduan bedroom pop, dream pop, dan indie pop, dengan permainan gitar bernuansa dreamy serta groove drum dan bass yang mengalir.

Menariknya, lagu tersebut sebenarnya sudah ditulis sekitar empat tahun lalu. Bobby mengatakan proses penulisannya berlangsung sangat cepat.

“Lagu ini saya tulis sekitar empat tahun lalu. Lucunya, proses menulisnya mungkin cuma sekitar lima menit,” katanya.

Ide lagu tersebut muncul secara spontan. Namun setelah selesai ditulis, Bobby tidak langsung membawa “I Feelin’ You” ke tahap perilisan.

“Waktu itu saya merasa lagunya sudah selesai, tapi saya belum merasa waktunya untuk dirilis. Jadi saya simpan,” jelasnya.

Selama empat tahun, lagu tersebut ikut melewati berbagai perubahan dalam kehidupan Bobby.

“Empat tahun itu cukup panjang. Banyak hal yang terjadi dalam hidup saya. Ada perubahan, kehilangan, kebahagiaan, keraguan, dan banyak hal lain,” ujarnya.

Bobby mengatakan pengalaman tersebut membuat cara pandangnya terhadap lagu ikut berubah.

“Setiap kali saya kembali mendengarkan lagu ini, rasanya bisa berbeda. Dulu saya mungkin melihatnya dari satu sisi, kemudian setelah beberapa tahun saya mendengarnya lagi dengan pengalaman yang sudah berbeda,” katanya.

Keputusan untuk merilis lagu tersebut akhirnya muncul pada 2026.

“Saya merasa sekarang waktunya. Daripada lagu ini terus saya simpan, saya ingin membiarkan orang lain mendengarkannya dan punya interpretasi sendiri,” tutur Bobby.

Cerita di Balik “I Feelin’ You”

Secara lirik, “I Feelin’ You” bercerita tentang sebuah pertemuan dengan seseorang yang terasa sangat familiar sejak pertama kali bertemu.

“Lagu ini sebenarnya tentang sebuah perasaan ketika kita bertemu seseorang dan entah kenapa rasanya seperti sudah mengenal dia sejak lama,” kata Bobby.

Dalam lagu tersebut terdapat gambaran mengenai tatapan mata cokelat, tarian di bawah langit malam, hingga perjalanan menuju keabadian.

“Memang ada gambaran seperti mata cokelat, kemudian menari di bawah langit malam. Tapi saya tidak ingin menjelaskan semuanya secara literal,” ujarnya.

Bobby sengaja membiarkan cerita dalam lagu tersebut terbuka untuk ditafsirkan pendengar.

“Saya ingin orang yang mendengarkan bisa punya cerita sendiri. Bisa saja mereka menganggap lagu ini tentang seseorang, tentang hubungan, tentang kenangan, atau sesuatu yang mereka sendiri pernah alami,” katanya.

Menurutnya, tidak semua lagu harus memiliki satu arti yang sama bagi setiap orang.

“Buat saya justru menarik kalau pendengar bisa menemukan makna mereka sendiri di dalam lagu ini,” imbuhnya.

Memilih Musik yang Personal

Dari sisi musikalitas, “I Feelin’ You” memadukan vokal, gitar, drum, dan bass dengan pendekatan yang cukup sederhana dan personal.

“Saya memang ingin musiknya terasa dekat. Tidak terlalu rumit, tapi tetap punya suasana dan karakter,” kata Bobby.

Nuansa dreamy menjadi salah satu karakter yang ingin dibangun melalui The Moonage Daydream.

“Saya suka musik yang bisa menemani orang tanpa harus terlalu memaksa mereka untuk mendengarkan. Bisa diputar saat berkendara, malam hari, sedang santai, atau bahkan ketika sedang sendirian,” ujarnya.

Bobby mengatakan The Moonage Daydream tidak hanya diposisikan sebagai proyek untuk membuat satu lagu, tetapi sebagai proyek musik yang ingin terus dikembangkan.

“Ini baru langkah pertama. Saya ingin melihat ke mana proyek ini bisa berkembang dan seperti apa musik yang akan saya buat berikutnya,” katanya.

Bagi Bobby, perilisan “I Feelin’ You” juga menjadi titik penting karena lagu tersebut akhirnya dilepaskan setelah empat tahun menjadi bagian dari perjalanan pribadinya.

“‘I Feelin’ You’ sudah hidup bersama saya selama empat tahun. Lagu ini menyaksikan bagaimana saya berubah sebagai manusia,” ujarnya.

“Sekarang saya merasa sudah waktunya lagu ini tidak lagi menjadi milik saya sendiri, tetapi menjadi milik siapa pun yang menemukan makna mereka di dalamnya,” lanjut Bobby.

“I Feelin’ You” kini tersedia di berbagai platform streaming digital mulai 15 Agustus 2026. (kanalbali/WIL)

 

DATA ARTIS

Artist: The Moonage Daydream
Musisi: Bobby Khilmi
Genre: Bedroom Pop, Dream Pop, Indie Pop
Basis: Tamworth, New South Wales, Australia
Proses Kreatif: Bali dan Australia
Single: “I Feelin’ You”
Tanggal Rilis: 15 Agustus 2026

LISTEN

“SoundCloud – The Moonage Daydream “I Feelin’ You”” (https://reference-url-citation.invalid/0)

PRESS PHOTOS

“Press Photos – Google Drive” (https://reference-url-citation.invalid/1)

SOCIAL MEDIA

“Instagram – @rifqikhilmi” (https://reference-url-citation.invalid/2)

Caption foto: The Moonage Daydream. Dokumentasi istimewa

Apa Komentar Anda?