DENPASAR, kanalbali.id – Pedagang sukses juga memiliki prinsip dan kisah perjuangannya masing-masing dapat menginspirasi orang lain untuk mengikuti jejaknya. Dalam buku berjudul “Kiat Jitu Menjadi Best Seller” yang diluncurkan oleh Gojek merangkum perjalanan jatuh bangun para pedagang yang memiliki produk paling diminati pembeli melalui penjualan secara online.
“Buku ini membuat dua hal yakni ada dari ahli dalam bidang ekonomi dan bagian kedua berisi cerita yang dikumpulkan dari pelaku UMKM yang berjualan secara online dan menggunakan GoSend guna mendukung kelancaran bisnisnya,” kata Head of Regional Corporate Affairs Gojek wilayah Jatim & Bali Nusra, Alfianto Domy Aji dalam peluncuran Buku “Kiat Jitu Menjadi Best Seller: Dukungan GoSend untuk Pertumbuhan UMKM di Era Digital”, di Gramedia Jalan Gatot Subroto Timur, Kamis, (7/7/2022).
BACA JUGA: The Art of Mother Art, Persembahan Yaari Rom untuk Ibu Pertiwi
Domy menuturkan, GoSend merupakan salah satu layanan yang dimanfaatkan oleh social seller atau pedagang yang berjualan secara online baik melalui media sosial, maupun marketplace untuk mengantarkan produknya kepada para pembeli.
Berdasarkan data nasional, transaksi digital yang dilakukan oleh Tokopedia melalui Gosend mengalami peningkatan dua kali lipat. Selain itu, seller juga meningkat sebanyak 65 persen pada tahun 2021 lalu.
Dandy Pramana Hostiadi, Alumni Pertama ITB STIKOM Bali Raih Doktor Network Security di ITS
“Di Bali hingga bulan Maret 2022 dibandingkan dengan bulan Maret 2021 secara year on year penggunaan GoSend melalui Tokopedia meningkat 4,4 kali lipat transaksi dan terdapat sebanyak 3.600 seller baru binaan dari Bali,” jelasnya.
Domy menjelaskan bahwa dari hasil riset Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), terdapat 80 persen konsumen Gojek di Bali selalu memanfaatkan layanan GoSend.
“Riset tersebut menunjukan kepercayaan konsumen terhadap GoSend tinggi,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Wakil Rektor Unud: Program Magang Penting untuk Bekal Masuk Dunia Kerja
Salah satu pelaku UMKM yang menjadi Best Seller di Bali yakni Rumahan Yakiniku yang berdiri sejak 2019 lalu.
“Kami memanfaatkan jasa GoSend untuk mengirim produk ke pembeli selama pandemi, dan itu sangat membantu karena banyak promo biaya ongkos kirim juga,” kata Ilham perwakilan dari Rumahan Yakiniku.
Selama pandemi, Ilham mengaku omset Rumahan Yakiniku yang bergerak pada industri kuliner dan penyewaan alat ini cukup stabil. Dimana pada akhir tahun dalam sebulan pemasukan dapat mencapai Rp40 juta, sedangkan pada bulan biasanya mencapai Rp15 juta.
“Kita sebagai pengusaha harus bisa melihat peluang, jangan fokus pada satu cara usaha. Kiat-kiat para pengusaha sukses banyak dirangkum dalam buku ini,” kata dia. (Kanalbali/LSU)



Be the first to comment