Bimtek Tertutup PDIP Cukup Satu Hari Saja, Puan Sebut Makin Solid

Peserta Bimtek PDIP di The Meru, Sanjur - IST
Peserta Bimtek PDIP di The Meru, Sanjur - IST

DENPASAR, kanalbali.id – Bimtek PDIP di Sanur, Bali yang tertutup bagi wartawan hanya berlangsung satu hari saja hingga Rabu (30/7) malam.

Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI, Puan Maharani menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti ribuan kader PDI Perjuangan, yang digelar di Bali Beach Convention Center di The Meru Sanur itu.

Puan mengatakan, digelarnya bimtek tersebut untuk soliditas PDIP dan itu menjadi sangat penting untuk menjalankan kerja-kerja politik partai ke depan.

“Tentu saja arahan dari Ketua Umum (Megawati) menyampaikan, bahwa partai ini harus tetap bergerak turun ke bawah bersama rakyat. Sebagai partai penyeimbang karena kita mempunyai sistem presidensial, bahwa kita akan tetap menjalankan semua program-progam yang dijalankan oleh Presiden Prabowo,” kata dia.

Ia juga menyebutkan, kenapa bimtek digelar satu hari, pihaknya merasa untuk materi di bimtek sudah sangat cukup untuk disampaikan kepada para kader PDIP.

“Iya cukuplah. Iya sudah cukup, semua materi sudah disampaikan,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPP PDIP Yasonna Laoly, juga memberikan alasan kenapa bimtek hanya digelar hanya satu hari, karena memang agendanya sudah padat dengan segala materi yang dibahas.

“Sehari memang sudah padat dari hari ini. Udah segala materi dibahas, didiskusikan,” ucap Yasonna.

Kemudian, saat ditanya apakah ada kekhwatiran dari DPP PDIP bimtek hanya digelar satu hari, ia menyatakan tidak ada kekhawatiran terkait krasak-krusuk.

“Enggak, bukan soal krasak-krusuk. Enggak ada krasak-krusuk. Semua on schedule,” katanya.

Ia menegaskan, memang bimtek digelar dalam satu hari dan itu tidak dikebut dan sudah ter-agendakan dan bimtek juga sudah pernah dilakukan di Jakarta sebelumnya.

“Memang (satu hari). Nggak-lah (dikebut). kan sudah bulan berapa itu ada bimtek di Jakarta, kemarin di Kemayoran kan, sekarang melengkapilah,” katanya.

Selain itu, Yasonna juga ditanya apakah ada dari suara-suara kader PDIP terkait Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP PDIP siapa yang diinginkan. Ia mengaku kalau soal itu tidak mengetahuinya.

“Mana aku tahu, pengennya ibu (Megawati ) kalau ada-lah. Kita belum tahu,” ujarnya.

Kemudian, apakah nantinya di Kongres PDIP yang akan digelar juga akan membahas soal Sekjen DPP PDIP. Ia menyatakan, tidak mengetahui soal tersebut.

“Belum tahu. Nggak tahu. Kalian mungkin lebih tahu,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Puan Maharani mengatakan, bahwa dirinya mewakili Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Bali Beach Convention Center yang berada di The Meru Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Rabu (30/7).

“Tadi Saya mewakili ibu ketua umum membuka Bimtek DPRD Provinsi dan kabupaten dan kota dan juga dihadiri DPR RI,” kata Puan Maharani.

Puan Maharani juga menyampaikan, dengan adanya bimtek ini pertama bagaimana ke depan ini para kader PDIP menyatukan visi dan misi untuk bisa menjalankan soliditas Partai PDIP.

“Kemudian, bagaimana bisa bersama-sama menjalankan program-program pemerintah yang sudah akan mulai turun. Supaya bisa diawasi, sehingga memang sebesar besarnya adalah untuk soliditas Indonesia,” imbuhnya.

Kemudian, yang lebih spesifik pihaknya menekankan kepada para kader yang hadir di Bimtek PDIP agar soliditas partai lebih terjaga.

“Bagaimana soliditas partai di internal tetap terjaga dan mengawasi anggaran dan program pemerintah,” jelasnya. (kanalbali/KAD)

Apa Komentar Anda?