DENPASAR, kanalbali.id – Seorang buronan bernama Zuleam Costinel Cosmin (33) ditangkap oleh tim gabungan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri melalui Set NCB Interpol Indonesia, bekerja sama dengan jajaran Polda Bali, Polresta Denpasar, dan Polres Gianyar, Bali.
Tersangka Zuleam diketahui adalah Warga Negara Asing (WNA) Rumania yang menjadi tersangka utama dalam kasus pembunuhan sadis yang sempat menghebohkan negaranya.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy membenarkan, penangkapan warga asing tersebut yang masuk dalam daftar Interpol red notice, dan berhasil ditangkap di wilayah Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis (15/1) kemarin.
“Tersangka atas nama Zuleam Costinel Cosmin telah berhasil di tangkap pada tanggal 15 Januari 2026 di wilayah Kerobokan. Dan saat ini dilakukan penitipan penahanan pada Ditreskrimum Polda Bali sampai dengan proses penyerahan kepada NCB Bucharest,” kata Kombes Ariasandy, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/1).
Ia menerangkan, penangkapan tersangka karena adanya laporan bahwa dia kabur ke wilayah Bali.
“Kegiatan dilaksanakan berdasarkan informasi yang dikirimkan oleh beberapa negara anggota Interpol. Diantaranya NCB Bucharest, NCB Taskent, NCB Brussels, dan yang lainya melalui surat permohonan,” ujarnya.
Penangkapan tersangka Zuleam juga diunggah di akun instagram Divhubinter Polri pada Juma (16/1). Dalam keterangan, di akun tersebut Zuleam merupakan tersangka kasus pembunuhan sadis yang mengguncang publik Rumania, pada 6 November 2023 di Kota Sibiu, Rumania.
Tersangka Zuleam bersama dua komplotannya menyusup ke rumah seorang pengusaha lokal, menyiksa korban secara sadis, bahkan mengancam anak perempuan korban dengan senjata api. Zuleam dan komplotannya membawa kabur jam tangan mewah senilai 200.000 Euro.
Kedua rekan Zuleam sebelumnya telah ditangkap di Irlandia dan Skotlandia, kemudian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Zuleam menjadi buron internasional sejak surat perintah penangkapan dikeluarkan oleh Pengadilan Sibiu pada 19 November 2023.
“Saat ini, Zuleam tengah menjalani pemeriksaan intensif di Bali, sebelum dilakukan proses penyerahan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum Rumania,” tulisnya. (kanalbali/KAD)


