DENPASAR, kanalbali.id – Pihak kepolisian belum mengetahui identitas seorang pria Warga Negara Asing (WNA) yang ditemukan tewas di sebuah tower tandon air di atas rumah indekos di lantai empat.
Peristiwa ini, terjadi di sebuah indekos yang berlokasi di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Selasa (4/3) kemarin sekitar pukul 10:00 WITA.
Namun sebelum ditemukannya mayat WNA itu, penghuni kamar indekos di TKP sempat diganggu oleh seorang misterius yang juga belum diketahui identitasnya.
“Untuk identitas korban masih Mr. X,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, Rabu (5/3).
Tradisi Tenun Bali Menggeliat Saat Pandemi
Mayat WNA itu, ditemukan pertamakali oleh saksi bernama Ketut Gonji yang merupakan petugas untuk mengecek kondisi tandon air.
BACA JUGA: Mayat Mr X Ditemukan pada Bak Penampungan Air di Jimbaran Bali
Saat itu, sekitar pukul 06:00 WITA, pemilik indekos bernama Pradangga menghidupkan air kran dan kondisi air dalam keadaan mati, dan saksi menghubungi saksi Ketut Gonji agar mengecek kondisi tandon air untuk membenahinya dan saat dicek saksi Ketut Gonji memberitahu ke pemilik Indekos, apakah ada yang punya boneka di atas.
“Awalnya jenasah korban dikira boneka, setelah dicek kembali ternyata memang jenazah manusia dan saksi itu langsung menginformasikan ke tuan rumahnya,” imbuhnya.
Dari keterangan saksi Ketut Gonji, saat naik dan mengecek kondisi tandon air saksi melihat jenazah korban berada di dalam tandon air dalam kondisi terlentang, kepala mengarah ke tenggara dengan kondisi korban tengadah.
Kemudian, sari keterangan saksi bernama Novita Tuhilatu salah satu penghuni kamar kos, sebelum peristiwa itu awalnya saksi mendengar suara teriakan dari kamar atas dan saksi langsung naik untuk melihat ke lantai tiga.
Sesampainya di sana, para penghuni kamar indekos telah berkumpul dan melihat ada orang di balik pintu balkon.
Tetapi, mereka tidak berani membuka pintu karena ditakutkan orang yang misterius itu membawa senjata tajam dan penghuni kamar kos nomor 33 sempat melihat ada orang di balkon dengan menggunakan pakaian berwarna hitam-hitam.
Kemudian, karena penghuni kamar kos tidak berani mengecek ke balik balkon, akhirnya mereka menunggu dan lewat samping, jika nantinya orang misterius itu loncat bisa direkam lewat video handphone.
Lalu, salah satu penghuni kamar kos ada yang berani dan membuka pintu di balkon dan ternyata orang itu sudah tidak ada tetapi ada bekas jejak kaki. Setelah itu, saksi menyarakan agar merekam dan memfoto jejak kaki itu dan dilaporkan ke pemilik indekos sekaligus melaporkan pintu balkon yang sudah rusak.
Selain itu, saksi menyarankan untuk mengecek ke kamar sebelah dan ternyata di balkonnya juga ada jejak kaki dan penghuni kamar kos disampingnya menyatakan, bahwa tadi sore tidak ada jejak kaki saat menjemur pakaiannya dan saksi bersama penghuni kamar indekos lainnya menuggu kemunculan orang misterius tersebut namun tetap tidak ada dan saksi kembali ke kamarnya untuk beristirahat.
Kemudian, keterangan saksi bernama Reyhan Valerian, penghuni kamar indekos nomor 33, saat itu sekitar pukul 01:30 WITA dini hari saksi mendengar ada suara benda jatuh di belakang kamarnya dan saksi mengira itu suara kucing yang mungkin menjatuhkan sesuatu.
Selanjutnya, saksi membuka pintu belakang dan melihat ada kaki orang kurus mengenakan baju jaket kain, celana panjang, tanpa alas kaki dan saksi reflek menutup kembali pintu belakang dan saat mau menutup pintu tiba-tiba orang misterius itu mendorong pintu hendak masuk kedalam kamarnya.
Sehingga, saksi langsung mengunci pintu dan pacar saksi bernama Syahla Yuma Nafisa terbangun dan teriak meminta tolong dan berselang 30 menit, dua orang penghuni kos
dua orang penghuni kos lainnya datang untuk menolong dan membuka pintu belakang tetapi sudah tidak ada orang yang dilihatnya.
“Bersama orang-orang penghuni kos kemudian mencoba mencari-cari seputaran kosan (tetapi orang itu sudah tidak ada),” imbuhnya. ( kanalbali/ KAD )



Be the first to comment