DENPASAR, kanalbali.id – Gubernur Bali, Wayan Koster merespon adanya peringatan dari Kedutaan Besar (Kedubes) Korea Selatan (Korsel) untuk warganya yang berkunjung ke Bali. Peringatan terkait maraknya kasus kriminal di Bali yang melibatkan turis asing.
Gubernur Koster mengatakan, kalau soal travel warning itu pihaknya sudah membahasnya dengan jajarannya.
“Sudah kita bahas kemarin. Biarkan saja dulu travel warning, nanti situasi baik akan balik sendiri,” kata Koster di Kantor Gubernur Bali, Selasa (7/4).
Ia menyebutkan, terkait jumlah kunjungan wisatawan Korsel ke Pulau Bali tidak banyak menurun,”Nggak banyak,” katanya.
Ia juga menyatakan, bahwa Bali masih aman bagi wisatawan dan persoalan kriminal di Bali sudah ditangani dengan baik oleh kepolisian Polda Bali.
“Iya kriminal di Bali kan sudah ditangani oleh Bapak Kapolda. (Bali) aman, kan sudah ditangani oleh Polda,” ungkapnya.
Saat dimintai himbauannya, untuk turis Korsel agar tetap berkunjung ke Pulau Dewata, Gubernur Koster menyerahkan kepada pemerintah Korsel.
“Tidak usah, biarkan pemerintahnya yang mengambil kebijakan,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam pernyataan resmi, Kedubes Korea Selatan mengimbau wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya kasus kejahatan serius yang menyasar warga asing di sejumlah kawasan wisata Bali.
Peringatan tersebut, dirilis melalui laman resmi kedutaan pada Rabu (1/4) dengan judul ‘Peringatan Keamanan tentang Pencegahan Kejahatan Serius’.
“Karena kejahatan serius yang menargetkan warga asing baru-baru ini meningkat di daerah wisata terkenal seperti Jimbaran, Seminyak, dan Canggu di wilayah Bali, kami meminta warga yang mengunjungi Bali untuk memperhatikan keselamatan pribadi mereka,” tulis kedubes Korsel seperti dikutip dari Chosun.com pada Sabtu (4/4). (kanalbali/KAD)


