KPU Bali Tunggu Juknis Coblosan untuk Warga Isolasi Mandiri

DENPASAR– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, masih menunggu petunjuk teknis (juknis) untuk mengakomodir hak memilih di Pilkada 2020, bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Sebab, mekanisme pencoblosan itu harus memenuhi protokol kesehatan yang khusus.

Komisioner KPU Bali, John Gede Darmawan menyampaikan, bahwa untuk juknis pihaknya menunggu dari KPU RI yang masih digarap atau dibahas. “Kalau juknisnya belum ada. Kalau kita bergerak sesuai dengan regulasi. Iya kita tunggu juknisnya seperti apa nanti. Di KPU RI masih digarap,” kata Jhon, saat dihubungi, Jumat (20/11).

Ia juga belum mengetahui, kapan juknis tersebut keluar karena masih dibahas oleh KPU RI bersama steakholder terkait.
“Kalau itu kurang tahu saya. Itu KPU RI kebijakannya. Tapi sudah dibahas dengan RTT dan komisi ll juga karena proses harmonisasi,” imbuhya.

Sementara, untuk data pasien positif Covid-19 yang diisolasi mandiri tentu menjelang Pilkada 2020 nanti pihaknya akan berkerjasama dengan Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan Bali untuk mengetahui pasien yang sedang isolasi mandiri.

“Kalau isolasi mandiri kita hubungannya dengan satgas. Iya, (kerjasama) dengan satgas, kita tidak bisa mendata sekarang nanti di tanggal 9 (Desember) orang itu iya kalau masih mandiri. Kalau ada yang baru, kita juga belum tau. Dengan satgas kerjasamanya, karena setiap proses kita Pilkada kerjasama dengan satgas dan dinas kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, untuk teknis pencoblosan pasien positif Covid-19 di rumah sakit, pihaknya juga masih menunggu bagaimana tahapannya. Namun, yang pasti bagi anggota KPPS yang akan melayaninya akan  menggunakan hazmat atau APD lengkap. Kemudian, juga disiapkan hazmat di setiap TPS.

“Belum ada (teknisnya) kita masih tunggu. Kalau itu, (kerjasama) kita pasti dengan pihak rumah sakit, Dinas Kesehatan, Satgas Covid-19 dan koordinasi kita pasti. Hazmat, kita siapkan satu baju azmant di setiap TPS untuk emergency bahwa baju hazmat itu untuk proses emergency ketika proses hitung,” ujar Jhon. (KNB)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.