TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menerima kunjungan Tim Access To Market National Support for Local Investment Climate (NSLIC) / National Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSELRED) Project dalam acara pemaparan aksi investor, di ruang rapat lantai 3 Kantor Bupati Tabanan, Rabu (15/12).
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan UMKM di Kabupaten siap memasuki pasar global meski di tengah pandemi COVID-19. Tentu dengan protokol kesehatan yang ketat di berbagai produk.
“Sebagai daerah agraris, kabupaten Tabanan banyak menghasilkan produk unggulan yang sangat memerlukan dukungan untuk mendapat akses pasar, oleh sebab itu, diperlukan langkah-langkah untuk memaksimalkan potensi unggul tersebut,” kata Sanjaya, Rabu.
“Kita sudah dorong untuk beradaptasi di tengah pandemi Covid-19. Termasuk protokol kesehatan agar bisa bersaing secara global,” kata dia.
Pada kesempatan itu, Sanjaya mengapresiasi perhatian pemerintah pusat, melalui kementerian desa PDTT serta kementerian PPN/Bappenas atas terselenggaranya proyek NSLIC/ESELRED melalui skema Responsive Innovation Fund (RIF) tersebut.
Ia pun berharap dua produk unggulan Kabupaten Tabanan, yakni Beras Organik Pertiwi dan Kopi Robusta Leak yang telah terpilih sebagai salah satu dari 13 produk unggulan Provinsi Bali dapat menunjukkan keistimewaan dari segi kualitas (cita rasa), proses pengolahan, kontinuitas dan kemasan produk.
Langkah yang perlu diperhatikan tentunya terhadap produksi (Development product) Distribusi (distribution), pemasaran (trading). Dukungan dari semua pihak dalam upaya menciptakan iklim yang kondusif baik dari segi infrastruktur, pemasaran, persaingan usaha, jaminan kualitas produk serta kesinambungan produksi.
Bupati Sanjaya menyampaikan dukungan Pemerintah kabupaten Tabanan terhadap bangkitnya UMKM dalam merevitalisasi diri mengikuti perkembangan teknologi.
“Sebab, semangat produksi UMKM akan menggiat apabila melihat kesempatan pasar yang terbuka dan pasti bagi produk mereka. Oleh sebab itu, ia berharap kerjasama dapat terus berlanjut di masa yang akan datang. Saya sangat berharap Bapak dan Ibu investor berkenan untuk mengunjungi UMKM kami,” kata dia.
Bersinergi dengan Pemkab, pihak NSLIC meminta bantuan Pemerintah Tabanan untuk menyiapkan daftar UMKM yang unggul dan siap untuk ekspor.
Sehingga program yang dirancang mampu membantu UMKM unggul untuk naik kelas, dari UMKM biasa kemudian akan dibenahi organisasi dan pendanaannya sampai benar-benar siap untuk ekspor.
ACH. FAWAIDI



Be the first to comment