Pendaki di Gunung Agung Dievakuasi karena Alami Hipotermia

KARANGASEM, kanalbali.id- Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pendaki bernama I Ketut Yedija Karunia Arta (18) yang mengalami hipotermia di Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali.

Putu Handika Bhayangkara selaku koordinator lapangan Tim SAR gabungan mengatakan, pada Selasa (13/1) sekitar pukul 03.40 WITA tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem tiba di Pos Pura Pengubengan untuk mengevakuasi pemuda tersebut.

“Selama empat jam pencarian akhirnya yang bersangkutan dapat kami temukan pada ketinggian 2400 MDPL dalam keadaan selamat,” kata Putu Handika, Selasa (13/12).

Pemuda ini, diketahui pada Senin (12/1) bersama seorang temannya memulai perjalanan sekitar pukul 13.30 WITA dari jalur Pura Pengubengan, Desa Besakih, Karangasem. Malam harinya, kurang lebih pukul 23.40 WITA, ia mengeluh kedinginan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Keduanya memutuskan melapor ke Polsek Rendang, kemudian beristirahat di Pos 2, sambil menunggu bantuan datang.

Kemudian, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada Selasa (13/1) pukul 01.30 WITA dari Polsek Rendang. Menindaklanjuti laporan, diberangkatkan 8 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem menuju lokasi. Sebagai tindakan awal, petugas siaga berkoordinasi dengan Polsek Rendang dan para pemandu lokal untuk mendahului menuju posisi korban.

Lalu pada pukul 05.15 WITA tim Pemandu Pengubengan telah berhasil menemukan korban, namun dikarenakan masih hujan deras dan kabut tebal maka proses evakuasi dilaksanakan menunggu kondisi terang. Tim SAR gabungan telah tiba di Pos 1 Pengubengan di ketinggian 1.600 MDPL.
Sementara itu tim pemandu juga dalam perjalanan turun bersama korban menuju Pos 1.

“Upaya evakuasi sempat terkendala kondisi cuaca hujan deras dan angin kencang hingga kabut tebal yang mengakibatkan jarak pandang terbatas. Akhirnya pada pukul 10.05 WITA, mereka semua sampai di Posko Pura Pengubengan, selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya. (“)

Apa Komentar Anda?