BADUNG, kanalbali.com – Kementerian Hukum dan HAM (kemenkumham) Provinsi Bali, mencatat sejak dibukanya penerbangan internasional sudah ada Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) atau orang asing yang masuk ke Bali sebanyak 59.546 orang.
Kepala Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk mengatakan, dari data Rabu (20/4) kemarin, untuk jumlah kedatangan orang asing ke Bali berjumlah 59.546 orang dan yang berangkat keluar Bali sekitar 38.230 orang.
Agenda
“Artinya, orang itu cenderung masuk (Bali). Tapi yang keluar belum banyak. Yang masuk itu lebih banyak dan masih tinggal di sini. Artinya, mereka rata-rata tinggal lebih lama di sini sekarang,” kata Jamaruli, saat ditemui di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (21/4) sore.
Sementara, untuk orang asing yang memakai Visa On Arrival (VoA) sejak tanggal 7 Maret 2022, hingga Rabu (20/4) kemarin, sudah sekitar 35 ribu orang dan sisanya adalah menggunakan visa biasa.
“VoA per hari kemarin lebih 35 ribu. Sisanya visa biasa. Mungkin, sebelum VoA per 7 Maret, mereka sudah punya visa dan ada juga diantara mereka memang sengaja menggunakan visa untuk tinggal lebih lama di Indonesia, kalau visa biasa, bisa sampai 6 bulan atau 180 hari hitungannya,” ujarnya.
Besakih Jadi Desa Energi Berdikari, Yuk Simak Apa Saja Energi Terbarukan yang Dimanfaatkan
“Kalau VoA itu hanya dikasih pertama 30 hari. Kedua VoA bisa diperpanjang maksimal dua kali. Jadi, dia maksimum 60 hari di sini, kalau dia ingin lebih dari 60 hari dia dengan sendirinya menggunakan visa biasa,” jelasnya.

Sementara, untuk negara yang paling banyak masuk Bali adalah dari Australia urutan pertama dan disusul Amerika Serikat, dan Negara-negara Eropa. Menurutnya, untuk kedatangan orang asing saat ini sejak diberlakukan VoA, tanpa karantina, dan tanpa tes PCR di bandara per hari sudah mencapai sekitar 2 ribu orang.
Selain itu, pihaknya memprediksi bila situasi masih kondusif seperti saat ini di akhir tahun bisa 3 ribu lebih orang asing yang masuk ke Pulau Dewata.
“Ini sangat jauh meningkat. Sekarang ini, rata-rata 2 ribu per hari, cepat sekali naiknya. Dua Minggu lalu sekitar 1.200 sekarang sudah 2 ribu, jadi cepat sekali naiknya. Kita harapkan habis lebaran ini naik,” ungkapnya.
Namun, pihaknya juga tidak bisa memastikan kunjungan orang asing akan kembali normal seperti sebelum Pandemi Covid-19. Karena, sebelum corona, orang asing yang masuk per hari mencapai 20 hingga 30 ribu orang dan untuk kembali normal butuh waktu.
“Untuk mencapai itu butuh waktu, karena bukan hanya kebijakan di negara kita. Tapi kebijakan juga di negara asal wisatawan, contohnya China sampai sekarang agak susah mereka keluar. Kita buka pintu, kalau orang tidak masuk, itu sulit juga,” ujarnya.
Namun, pihaknya optimis bila kondisi tetap kondusif tidak ada lonjakan kasus. Maka tahun depan per hari sudah 3 ribu orang asing datang ke Bali.
“Kita harapkan bisa, kalau situsnya terus seperti ini, tidak usah tahun depan mungkin mendekati akhir tahun sudah normal. Ini sudah mendekati normal harapan kita diatas 3 ribu,” ujarnya. ( kanalbali/KAD)



Be the first to comment