Kembali Dibuka, BIPAS Jadi Program Unggulan Internasional di Universitas Udayana

Program Bali International on Asian Studies (BIPAS) terselenggara atas kerjasama FIB Unud dengan Asia Exchange dan sudah berlangsung sudah lebih dari 20 angkatan. 

Pembukaan Program Bali International Program on Asian Studies (BIPAS) di Universitas Udayana, Bali - IST

DENPASAR, kanalbali.id – Program Bali International on Asian Studies (BIPAS) menggelar acara pembukaan dan orientasi mahasiswa pada, Kamis, 10 Februari 2022. 

Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP. Prof. Rai Maya Temaja mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta program BIPAS.

“BIPAS adalah salah satu program unggulan internasional dari Unud. Kami memiliki beragam tenaga pengajar profesional yang memiliki pengalaman secara internasional,” tegasnya. 

Meski program dilakukan secara daring, pihaknya terus meningkatkan fasilitas pembelajaran secara daring. “Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas pembelajaran yang akan diterima oleh seluruh peserta program BIPAS,” jelas dia.

Sementara Ketua Program BIPAS, Anak Agung Sagung Shanti Sari Dewi, S.S., M.App. Ling menyatakan, program BIPAS semester ini sebenarnya diharapkan dapat berlangsung secara luring. “Namun meningkatnya kasus Covid 19 membuat seluruh program harus dilaksanakan kembali secara daring,” katanya.

Acara pembukaan pun berlangsung secara daring dan disiarkan langsung di akun Youtube Fakultas Ilmu Budaya. Program BIPAS ini terselenggara atas kerjasama FIB Unud dengan Asia Exchange dan sudah berlangsung sudah lebih dari 20 angkatan. 

BACA JUGA:

Orientasi dan serah terima mahasiswa BIPAS dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dekan FIB, Wakil Dekan FIB, Perwakilan Asian Exchange, Pengelola Program BIPAS, serta dosen pengajar.

Program BIPAS pada semester ini diikuti oleh 49 peserta dari berbagai belahan dunia khususnya dari benua Eropa, diantaranya adalah Bulgaria, Jerman, Perancis, Turki, Spanyol, Italia, Austria, dan Finlandia. 

“Kami menggunakan berbagai platform yang telah fasilitasi oleh Unu diantaranya adalah Sisco WEBEX, BIPAS Dropbox, dan OASE Unud. Semuanya untuk memfasilitasi kegiatan seluruh peserta dan dosen program BIPAS,” ungkap Sagung Shanti.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan selamat bergabung bagi mahasiswa yang mengikuti program BIPAS.

 “Kami sesungguhnya telah menyiapkan berbagai hal untuk membuka kelas BIPAS secara luring, namun peningkatan jumlah kasus Covid 19, tidak memungkinkan kita melakukan kegiatan perkuliahan secara luring,” ungkap Dr. Sri Satyawati. 

Perwakilan dari Asian Exchange, Hannes Borgwardt dalam kesempatan serah terima mahasiswa BIPAS menyampaikan terima kasih kepada Universitas Udayana serta FIB yang membantu memfasilitasi program ini sejak tahun 2008.

“Program BIPAS ini adalah program yang telah terjalin sangat lama, dan saya dulu adalah bagian dari peserta BIPAS. Kita berharap bahwa situasi ini akan segera berakhir dan seluruh peserta program BIPAS dapat datang langsung menikmati keindahan pulau Bali. Banyak dari peserta BIPAS yang akhirnya jatuh cinta pada pulau indah ini, seperti halnya saya,” ungkap Hannes.

Secara simbolis serah terima berjalannya program ini dilakukan dengan penyerahan tongkat dari perwakilan Asia Exchange kepada Universitas Udayana melalui Wakil Rektor Bidang Akademik. (kanalbali/RLS)

sumber : www.unud.ac.id

Apa Komentar Anda?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.