Set Top Box Gratis di Denpasar Akan Dibagikan Kepada 1682 Rumah Tangga Miskin

Diskominfo mendapatkan amanat untuk ikut memonitor penyaluran bantuan STB di wilayah administrasi pelaksanaan ASO. #Kanalbali

Ilustrasi Menonton Siaran TV Digital Bersama Keluarga/ Foto: Kementerian Kominfo

DENPASAR, kanalbali.id – Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) tengah mendorong pelaksanaan migrasi siaran TV analog ke TV digital atau Analog Switch Off (ASO) yang sudah dimulai sejak 30 April 2022 lalu. Keberhasilan tahapan ASO juga tidak lepas dari lancarnya pembagian Set Top Box (STB) secara gratis, termasuk di wilayah Kota Denpasar Bali.

“Diskominfo mendapatkan amanat untuk ikut memonitor penyaluran bantuan STB di wilayah administrasi pelaksanaan ASO,” kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Denpasar IB Alit Adhi Merta saat ditemui, Rabu, (22/6/2022)

Adapun STB diperlukan dalam program ASO, yakni untuk dapat mengubah sinyal digital hasil tangkapan antena televisi menjadi analog. Sehingga dengan alat STB tersebut, TV analog bisa menikmati siaran TV digital yang bisa menyajikan hiburan dan tayangan.

Sesuai pasal 85 Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021, penyediaan dan distribusi STB tersebut berasal dari Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) Penyelenggara Multiplexing dan dapat juga berasal dari bantuan Pemerintah (APBN)

Pendistribusian bantuan STB yang berasal dari LPS penyelenggara Multiplexing dilaksanakan masing-masing LPS, sedangkan bantuan STB yang berasal dari Pemerintah dilaksanakan oleh PT. Pos Indonesia

Ia menuturkan, pihaknya telah menerima surat dari Kementerian Kominfo pada April 2022 terkait pelaksanaan ASO, serta pemberian alat bantu penerima STB kepada rumah tangga miskin (RTM) berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial yang diberikan kepada Kementerian Kominfo.

BACA JUGA: KPID Ungkap Alasan Utama Analog Switch Off di Bali Tertunda

“Data yang terverifikasi oleh pemerintah daerah akan mendapat STB gratis, dengan terlebih dahulu memenuhi syarat, yaitu harus rumah tangga miskin, memiliki pesawat TV analog, dan menikmati siaran TV melalui terestrial,” jelasnya.

Syarat lainnya, lokasi rumah tangga berada di lokasi siaran TV digital, kemudian bersedia menerima dan mendapatkan bantuan STB dalam satu rumah tangga miskin menerima satu bantuan STB.

Berdasarkan data DTKS, terdapat 1682 RTM yang merupakan warga Denpasar yang terbagi dalam 4 Kecamatan sebagai penerima STB gratis, yakni untuk Kecamatan Denpasar Barat 379, Denpasar Selatan 410, Denpasar Timur 244, dan Denpasar utara 649.

“Jadi berdasarkan data yang kami dapatkan dari PT Pos Indonesia, total ada 208 STB, dan 122 STB dari multiplexing yang sudah tersalurkan di Denpasar,” jelasnya.

Terkait dengan pelaksanaan ASO, Diskominfo Denpasar juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Baik melalui media sosial, website, radio publik Kota Denpasar dan oleh stasiun televisi lokal.

“Respon masyarakat terkait ASO bagus, terutama untuk RTM. Karena kami pernah mengikuti penyerahan STB dari multipleksing, masyarakat langsung menerima dengan antusias. Kalau ada masyarakat di media sosial belum mengerti tertang ASO, ada yang langsung bertanya ke kantor,” jelasnya. (Kanalbali/LSU)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.