Syarat ke Bali Melalui Udara Wajib PCR, Pemprov Antisipasi Lonjakan Wisatawan Melalui Darat

Sekretaris Satgas COVID-19 Provinsi Bali Made Rentin yang kini menjabat PLT Kadis Kesehatan, Bali - IST

Pemerintah Provinsi Bali menegaskan akan menjalankan ketentuan Pemerintah Pusat terkait dengan ketentuan syarat perjalanan melalui udara yang wajib menggunakan test PCR.M

Meski begitu, Pemprov Bali akan fokus terhadap pergerakan penumpang melalui darat yang dimungkinkan terjadi peningkatan sejak test PCR melalui Bandara diberlakukan.

“Sebelum PCR rata-rata (kedatangan wisatawan) 9-10 rb perhari melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, ketika ada peralihan kebijakan dari antigen ke PCR, kami di Satgas mengantisipasi pergerakan wisatawan domestik justru beralih ke perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat dan laut, di Pelabuhan Gilimanuk,” kata Sekretaris Satgas COVID-19 Provinsi Made Rentin, Sabtu (23/10).

Rentin menyebut, Pemprov Bali sempat memohon kepada pemerintah pusat agar syarat terbang ke Pulau Dewata tetap menggunakan rapid test antigen. Namun, permohonan tersebut belum direstui.

“Bali khususnya yang kemarin sempat menyampaikan aspirasi, jika dibolehkan tetap menggunakan antigen karena capaian vaksinasi kita sudah cukup relatif tinggi bahakan mendekati 100 persen untuk vaksinasi pertama, aspirasi yang kita sampaikan belum bisa dikabulkan,” kata dia.

Made Rentin juga setuju apabila harga PCR diturunkan. Namun, ia menegaskan, Pemprov Bali mengikuti aturan pemerintah pusat.

“Sekali lagi kami Satgas Provinsi Bali tetap taat, apa yang menjadi kebijakan nasional, jika kebijakan nasional ada harga eceran tertinggi terhadap PCR, sementara kami di Bali mengikuti ketentuan tersebut. Ketika ada isu dan keinginan serta permintaan untuk melakukan penurunan terhadap harga tertinggi. Astungkara (syukur) mudah-mudahan perjuangan itu bisa berhasil,” tuturnya.

Meski begitu, ia tetap mendorong seluruh masyarakat yang akan berkunjung ke Bali untuk tetap mematuhi ketentuan yang berlaku. Termasuk menerapkan protokol kesehatan.

“Harus disiplin protokol kesehatan, demi kebaikan bersama,” pungkasnya.

(ACH. FAWAIDI)

Apa Komentar Anda?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.