“Tak perlu program muluk-muluk, bantu rakyat pakai masker”

Kepala Kepolisian Daerah Bali Irjen Petrus Reinhard Golose mengapresiasj pembentukan Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Bhayangkara Bali. Golose mengingatkan agar Pokdarkamtibmas Bhayangkara Bali jangan merancang program muluk-muluk.

“Tak perlu program muluk-muluk, bantu rakyat pakai masker,” tegas Golose dalam pelantikan dan pengukuhan pengurus Pokdarkamtibmas Bhayangkara Bali di Gedung Perkasa Raga Garwita Polda Bali, Rabu (7/10).

Menurutnya, yang sangat mendesak dilakukan saat ini adalah upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19, khususnya dalam penggunaan masker.

Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose (tengah) dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati hadir dalam pelantikan Pokdarkamtibmas Bhayangkara Bali di Denpasar pada Rabu (7/10)
Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose (tengah) dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (kanan) saat hadir dalam pelantikan Pokdarkamtibmas Bhayangkara Bali di Denpasar pada Rabu (7/10) . (Pemprov Bali)

Selain penegakan disiplin dalam penggunaan masker, ia juga berharap organisasi ini dapat membantu penegakan disiplin penerapan protokol kesehatan lainnya yaitu jaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. Dengan peran aktif dari komunitas ini, ia berharap penyebaran COVID-19 di klaster keluarga akan dapat dikendalikan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan terima kasih atas terbentuknya organisasi ini. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih, karena upaya Polri tak akan membuahkan hasil maksimal tanpa dukungan dari bebagai elemen masyarakat. Semakin banyak komunitas, maka semakin banyak yang membantu kami,” tambahnya.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati juga menyambut baik pembentukan Pokdarkamtibmas Bhayangkara Bali. Ia mengaku sangat bangga dengan pembentukan organisasi tersebut, dan diharapkan dapat senantiasa bersinergi dengan jajaran kepolisian. “Saya berharap organisasi ini mampu memberikan pengayoman bagi masyarakat dan dapat membantu tugas TNI/Polri untuk mewujudkan Bali yang aman dan damai,” imbuhnya.

Lebih jauh ia menyebut, rasa aman merupakan kebutuhan seluruh elemen masyarakat. “Upaya menjaga rasa aman bukan semata tugas aparat keamanan yaitu TNI dan Polri. Kita semua punya kewajiban untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ucap tokoh Puri Ubud itu.

Guru Besar ISI Denpasar ini juga berpesan agar Pokdarkamtibmas turut berperan menyukseskan pemilihan kepala daerah di 6 Kabupaten/Kota.

Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Bali Yosep Yulius Diaz menyampaikan bahwa program jangka pendek yang diagendakan komunitas ini adalah kempanye penggunaan masker. Melalui organisasi ini, ia beserta jajaran pengurus ingin mengambil peran aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menambahkan penjelasan Yosep, Ketua Umum Pokdarkamtibmas Bhayangkara Pusat Heru Riyadi menyampaikan bahwa organisasi ini merupakan mitra Polri dan menjadi ujung tombak dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan segala sumberdaya yang dimiliki, Pokdarkamtibmas akan berusaha menjadi pelopor dalam masyarakat.(kanalbali/erv)