DENPASAR, kanalbali.id – Seorang pria yang merupakan tahanan berinisial AI, diketahui tewas di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Denpasar, Bali, pada Rabu (4/6) malam sekitar pukul 21:30 WITA.
Korban AI diketahui adalah seorang pelaku pencabulan dan tewas karena diduga dikeroyok oleh para tahanan lain di Rutan Polresta Denpasar.
Maknai Tilem Sasih Keenam, ASN Kemenkumham Bali Gelar Persembahyangan Bersama di Padmasana
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi membenarkan kejadian tersebut dan kasusnya masih didalami oleh pihak kepolisian.
“Kami membenarkan peristiwa itu, kasusnya masih didalami,” kata AKP Sukadi saat dikonfirmasi Kamis (5/6).
Namun pihaknya belum menerangkan, soal kronologis peristiwa tersebut dan berapa banyak pelaku yang diduga melakukan penganiayaan kepada korban dan hal tersebut masih didalami.
Berita Hoaks Bisa Menimbulkan Intoleransi
“Masih dilakukan pendalaman (soal tersebut),” imbuhnya.
Sementara dikonfirmasi berbeda Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy juga membenarkan peristiwa tersebut.
“Iya benar ada yang meninggal, tapi untuk penyebabnya masih didalami oleh Polresta Denpasar, untuk data kita tunggu rilis dari Polresta Denpasar,” ucap Kombes Ariasandy.
Selain itu, apa benar korban dikeroyok oleh sejumlah tahanan lainnya di rutan Polresta Denpasar, itu juga masih menunggu hasil lidik.
“Itu juga kita menunggu hasil lidik dari Polresta Denpasar,” ujarnya.
Namun, dari informasi yang dihimpun korban AI adalah pelaku pencabulan dan setelah ditangkap diserahkan ke rutan oleh penyidik Unit PPA Polresta Denpasar. Namun setelah berada di sel korban langsung dianiaya oleh tahanan lainnya. ( kanalbali/KAD)


