DENPASAR, kanalbali.id – Suasana Jalan Tukad Nyali di Sanur, Denpasar agak lain dengan hari-hari biasa pada Jumat (13/3/2026). Puluhan anak-anak bule dari berbagai negara tampak mengusung ogoh-ogoh dengan asyiknya.
Mereka sangat bersemangat. Apalagi saat adegan memutar di persimpangan jalan.
Serukan Profesionalitas dan Regenerasi, Organisasi Advokat Peradi Pergerakan Gelar Munas Perdana
Suasana itu membuka kegiatan Sanur School Carnival 2026. Ini adalah acara tahunan dari sekolah internasional tersebut. Selain pawai ogoh-ogoh, karnaval juga menampilkan aneka kreativitas seni dan parade sains karya para siswa.
“Ini sudah yang ketiga kalinya kami gelar,” kata Ketua panitia Sanur School Carnival sekaligus guru kelas 2 dan 3 Sanur Independent School, Luh Eka Yulianthi.
Tujuannya, sebagai wadah bagi siswa untuk mengekspresikan minat dan bakat di luar akademik, terutama di bidang seni dan kreativitas. Anak-anak diberi kesempatan menunjukkan minat dan bakat, baik dalam seni, pertunjukan, maupun karya kreatif.
Ini Dia Duta Kabupaten Buleleng di PKB 2025
Panitia juga menyediakan panggung untuk talent show, pameran seni, permainan edukatif, serta storytelling competition yang diikuti siswa dari berbagai sekolah di Bali.
Sementara para ornag tua, dapat membuka sejumlah tenant makanan dan aksesoris yang hasilnya digunakan untuk kegiatan dan kebutuhan siswa di sekolah.
“Yang terpenting anak-anak punya pengalaman. Tidak harus selalu menang dalam kompetisi, tetapi mereka berani mencoba dan menunjukkan potensi yang mereka miliki,” ujarnya. ( kanalbali/RFH )


