Jika Ingin Berinvestasi, Tetapkan Tujuan yang Jelas Lebih Dulu

pixabay by kreatikar

INVESTASI  adalah penanaman aset atau dana yang dilakukan oleh sebuah perusahaan atau perorangan untuk jangka waktu tertentu demi memperoleh imbal balik yang lebih besar di masa depan.

Fendi Founder Superstar Community Indonesia dalam Webinar Literasi Digital wilayah Buleleng, Bali, Kamis 25 November 2021, kalau kita bicara tentang investasi adalah bagaimana anda mengembangkan uang anda dalam jumlah uang atau harta yang anda miliki saat ini.

“Secara data di tahun 2021 di bulan Februari data yang terkumpul bahwa teman-teman yang ada di Bali itu investornya cuma 3, 22% dan asetnya 11, 47 T. Yuk sekarang melek investasi. Tapi kita juga harus memahami sisi keamanan berinvestasi,” ujar Fendi dalam webinar yang dipandu oleh Claudia Lengkey ini. Ia juga mengatakan jika tidak aman akan percuma meskipun hasil profitnya besar sekali.

Fendi juga menjelaskan tentang panduan sederhana memulai investasi. Dikatakan Fendi, untuk yang pemula Anda bisa fokus akan dasarnya dulu. Yang pertama memiliki tujuan yang jelas. Karena hal ini jika anda tidak tahu tujuan yang jelas maka di masa yang akan datang anda akan sulit menentukan langkah apa yang Anda ambil selanjutnya.

“Mulai dari segi jangka waktu investing nya jenisnya seperti apa kemudian di mana anda ingin menempatkan investasi tersebut dan kemudian beberapa hal yang bisa anda siapkan. Jangan lakukan investasi jika uang bulanan bapak Ibu belum tercukupi. Kalau uang bulanan sudah stabil dan tercukupi baru Anda bisa melakukan investasi,” jelasnya lagi.

BACA JUGA:

Ini Pentingnya Literasi Digital bagi Netizen di Indonesia

Tentukan Jga Modalnya

Lalu yangg kedua tentukan jumlah modalnya. Lalu pahami risiko investasi karena investasi tidak akan terlepas dari yang namanya risiko, tidak akan lepas dari faktor untung dan rugi. Dan jika anda sudah memutuskan untuk investasi hal yang pertama yang anda lakukan adalah menyiapkan jumlahnya menyiapkan dana nya.

Anda juga harus mengerti resikonya dari berbagai jenis investasi yang ada di Indonesia saat ini. Itu selalu beriringan dalam investasi timbal balik dan resiko itu selalu beriringan. Semakin besar investasinya maka resikonya juga pasti akan mengikuti kalau ingin tingkat yang besar.

Selain itu kita juga harus memahami manfaat investasi

  1. Melawan inflasi

Inflasi di Indonesia tiap tahun rata-rata biasanya 3% kalau misalnya lagi jelek sekali bisa 5%. Tapi kalau tahun depan gimana tahun depan ya kalau misalnya ada gelombang ke-3 terjadi di Indonesia mau nggak mau tahun depan kita akan naik lagi inflasi lebih besar.

  1. Menambah sumber pemasukan.

Secara tidak langsung investasi bisa menambahkan sumber pemasukan kita.Jadi uang jajan kita uang belanja kita ikut bekerja.

  1. Mencapai tujuan yang paling cepat.

Ada dua macam investasi yaitu jangka pendek dan jangka panjang. 3 sampai 12 bulan kalau jangka pendek atau sebutan lainnya investasi sementara untuk mengamankan harta yang kita miliki sembari menunggu peluang investasi lain yang memiliki rating yang paling bagus di masa akan datang.

Selain Fendy juga hadir pembicara lainnya yaitu Qamaril Hazhiyah Adani, GM PT Gitera Odo Technology, Dr. Agus Adiarta, ST, MT, Koorprodi Pendidikan Teknik Elektro Undiksha dan Tisa sebagai Key Opinion Leader.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (KANALBALI/RLS)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.