5 Cara Menjaga Keamanan Digital dan Data Pribadi

pixabay by kreatikar

Keamanan data pribadi semakin penting seiring berkembangnya teknologi digital. Penyalahgunaan data pribadi merupakan bentuk kejahatan siber paling umum, dan bisa menimpa siapa saja.

Samsur Hasan Silia, tokoh pemuda Kepulauan Sula, Maluku Utara, menyebut karena itulah menjaga keamanan digital semakin penting. Dengan menjaga keamanan digital, risiko mengalami pencurian data hingga penipuan online semakin rendah.

“Keamanan digital perlu ditunjang dengan kemampuan literasi digital oleh semua pengguna perangkat digital,” tutur  Samsur, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kepulauan Sula, Maluku Utara, Selasa (27/7/2021).

Samsur pun membagikan lima cara menjaga keamanan digital dan data pribadi di dunia digital yang perlu diketahui semua orang.

Pertama adalah dengan tidak membagikan informasi rahasia kepada siapapun. Informasi rahasia ini termasuk nomor PIN, kode OTP, ataupun password yang Anda miliki.

Kedua, pastikan Anda selalu mengakses situs dengan enkripsi data. Pastikan ada logo gembok di pojok kiri dekat alamat situs. Logo ini menandakan data Anda terenkripsi dan aman disimpan.

Ketiga, perhatikan juga password yang Anda miliki. Gunakan selalu kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol agar tidak mudah ditebak dan diretas.

Keempat, selalu bijak menggunakan media sosial. Berbagi lewat media sosial memang bisa menyehatkan mental dan mengurangi stres. Namun jangan sekali-kali membagikan informasi pribadi yang bisa disalahgunakan seperti NIK, alamat rumah, atau nomor kartu kredit.

Terakhir, sempatkan waktu Anda untuk selalu membaca syarat dan ketentuan aplikasi maupun situs yang dikunjungi. Sebelum mengklik setuju untuk hal apapun, perhatikan syarat dan ketentuan tidak akan merugikan Anda di kemudian hari.

“Tulisan itu memang panjang dan terlihat membosankan. Tapi penting dalam menjamin keamanan digital data Anda agar tidak disalahgunakan untuk kejahatan,” terang Samsur.

Dalam webinar kali ini, hadir juga Febri Cahya Pratama Head of Operations Viding.co, Rasman Buamona Pengurus LBH & Walhi Maluku Utara, serta Sondang Pratama sebagai key opinion leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (kanalbali/rls)