DENPASAR, kanalbali.id – Peristiwa penemuan mayat di kamar indekos di Jalan Noja ll, di Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali, menggegerkan warga pada Kamis (13/10).
Korban diketahui seorang pria bernama Edi Slamet (35) asal Dusun Bacem RT/RW 02/03 , Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. “Pada pukul 14.30 Wita, bertempat di kamar kos telah terjadi peristiwa penemuan mayat,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi, Kamis (13/10) sore.
BACA JUGA: Ditinggal Sembahyang, Motor Warga di Buleleng Bali Dicolong Maling
Sementara, dari tetangga korban atau penghuni kos bernama Frederick Arius Lende menerangkan, bahwa saat itu saksi merasa curiga karena mencium bau yang tidak sedap berasal dari kamar kos korban. Selain itu, juga saksi melihat banyak lalat yang keluar dari dalam kamar kos korban.
“Kemudian saksi mencoba untuk memanggil korban dengan cara mengetuk pintu kamar kost korban, namun tidak ada jawaban. Atas kejadian itu saksi melaporkannya ke tuan rumah kos,” imbuhnya.
Kemudian, dari keterangan pemilik kos Kadek Surya Dharma Yasa menyampaikan, saat itu saksi mengetahui kejadian setelah diberitahukan oleh penghuni kamar kos dan korban sudah menempati kamar kos kurang lebih 1 tahun yang lalu.

“Setahu saksi bahwa korban tinggal seorang diri dan korban sudah sejak empat bulan tidak membayar kos,” ungkapnya.
Sementara, tetangga kos korban lainnya yaitu Jelita Delsi Bali Ate menyebutkan, bahwa saksi terakhir kali melihat korban sekitar dua hari yang lalu sekitar pukul 22.15 Wita, sepulang korban dari kuliah.
Pada saat terakhir dilihat, korban sedang duduk seorang diri di depan pintu kamarnya dan setahu saksi bahwa korban menderita sakit demam, mengingat ketika terakhir kali melihat korban, saksi sempat bertanya tentang keadaan korban karena korban terlihat kurus, lemas, dan berbicara tidak jelas.
“Setahu saksi, bahwa korban tertutup jarang bergaul dan jarang berkomunikasi dengan tetangga sekitar,” sebutnya.
Kemudian, kondisi korban pada saat ditemukan dalam posisi tidur miring di atas kasur, dengan posisi wajah menghadap ke barat, kaki menekuk, kepala di sebelah utara, kaki di sebelah selatan.
Selain itu, saat ditemukan korban dalam keadaan sudah bau dan membusuk di beberapa bagian tubuhnya, dengan mengenakan pakaian baju kaus lengan panjang warna putih, celana pendek kays warna biru garis putih dan di sekitar mayat pelaku terdapat berbagai jenis obat- obatan.
Selanjutnya, pada pukul 15.30 Wita tim identifikasi Polresta Denpasar tiba di TKP dan hasil olah TKP sementara tidak ada tanda- tanda kekerasan pada tubuh korban, pada bagian leher, mata, mulut, telinga kiri, dan kepala belakang bagian kiri bawah sudah membusuk dan pada perut bagian kanan, dan paha kanan atas mengalami gejala membiru.
“Diduga korban meninggal karena sakit dan diperkirakan korban sudah meninggal dunia lebih dari 24 jam. Kemudian, pukul 16.00 Wita, jenazah korban dibawa ke RSUP Sanglah untuk identifikasi lanjutan,” ujarnya. (kanalbali/KAD)



Be the first to comment