Dihantam Ombak 2 Truk Terguling di Kapal Ferry dan Timpa Motor di Perairan Padangbai

Truk terguling di atas kapal ferry di Padang Bai, Karangasem - IST
Truk terguling di atas kapal ferry di Padang Bai, Karangasem - IST

KARANGASEM, kanalbali.id – Viral di media sosial yang memperlihatkan kendaraan truk terguling di dalam kapal ferry di peraian Padangbai, akibat diterjang gelombang ombak, pada Rabu (28/1).

Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono mengatakan, peristiwa terjadi pada Rabu (28/1) sekitar pukul 02.15 WITA di Perairan Lembar-Padangbai atau kurang lebih 15 mil dari Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Telah terjadi kejadian dua unit truk sedang dengan terguling di KMP Salindo Mutiara 1 yang menimpa motor saat menuju Pelabuhan Padangbai,” kata Ipda Artono, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/1) sore.

Adapun kendaraan yang ditimpa truk, ialah motor Yamaha Aerox dengan pelat nomor DR 2936 ET yang dikemudikan oleh Senu Al Dafin (19). Kemudian, untuk dua truk terguling dengan pelat nomor DK 8511 TF yang memuat dedak dengan sopir bernama I Wayan Juliarta (36) dan truk dengan pelat nomor AD 9946 G yang memuat jagung dan janur dan sopir bernama Alwi Budiarta (52).

Kronologisnya, pada Rabu (28/1) sekitar pukul 00.15 WITA, KMP Salindo Mutiara 1 bertolak dari Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padangbai, pada saat perjalanan kurang lebih 2,5 jam tiba-tiba KMP Salindo Mutiara 1 diterjang gelombang dan arus yang sangat kencang sehingga mengakibatkan dua kendaraan truk sedang terguling.

“Menurut keterangan nahkoda hal ini terjadi secara tiba-tiba, karena memang belakangan ini cuaca yang kurang bersahabat, atas kejadian ini salah satu kendaraan sepeda motor yang parkir disamping truk tertimpa,” imbuhnya.

Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa namun kerugian materil kurang lebih sebesar Rp 80 juta. Kemudian, untuk kendaraan truk yang terguling dievakuasi dengan memindahkan muatan terlebih dahulu dan selanjutnya kendaraan di evakuasi ditarik oleh kendaraan truk.

“Untuk saat ini semua sudah aman. Berdasarkan hasil kordinasi dengan petugas Jasa Raharja kendaraan yang mengalami kejadian tersebut akan mendapatkan asuransi sesuai kerusakan,” ujarnya.

“Saat ini tengah berlangsung proses evakuasi kendaraan tersebut dan dapat dievakuasi,” ujarnya. (kanalbali/KAD)

Apa Komentar Anda?