DENPASAR, kanalbali.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali pada 20–22 Juli 2026.
“Kunjungan kerja ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan Bali yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek tata ruang, perlindungan lingkungan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat,” kata Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Sigit Raditya.
Forum Guru Besar Universitas Udayana Dideklarasikan, Diharap Lahirkan Pemikiran Strategis
Provinsi Bali memiliki posisi yang sangat strategis sebagai destinasi pariwisata dunia sekaligus etalase Indonesia di mata internasional.
Karena itu, pengembangan wilayah Bali harus dilakukan secara terpadu dengan memperkuat sinergi antarsektor, mulai dari infrastruktur, konektivitas, tata ruang, konservasi pesisir, hingga pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Sigit.
Agenda utama kunjungan kerja akan diawali pada Senin (20/7) melalui Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Pengembangan Wilayah Bali yang diselenggarakan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali.
Rapat koordinasi tersebut akan dipimpin langsung oleh Menko AHY dan dihadiri Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Ossy Dermawan, Gubernur Bali Wayan Koster, serta para kepala daerah se-Provinsi Bali.
Menurut Sigit, rapat koordinasi tersebut diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah guna menjawab berbagai tantangan pembangunan Bali, mulai dari penguatan konektivitas, penataan ruang, pengelolaan kawasan pesisir, hingga peningkatan daya saing destinasi wisata.
“Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan terus mendorong terciptanya kebijakan yang terintegrasi agar pembangunan wilayah Bali berjalan secara harmonis, menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan keberlanjutan sosial budaya,” imbuh Sigit.
Sebagai tindak lanjut dari pembahasan dalam rapat koordinasi, Menko AHY juga dijadwalkan melakukan peninjauan Bali Marine Tourism Hub pada Selasa (21/7).
Peninjauan tersebut bertujuan melihat secara langsung perkembangan kawasan yang diproyeksikan menjadi salah satu simpul utama pengembangan wisata maritim nasional sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kelautan dan pariwisata Bali.
Selain Sigit, dalam kunjungan kerja tersebut, Menko AHY juga turut didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal serta Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Odo R. M. Manuhutu.
Melalui rangkaian agenda ini, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan Bali yang terintegrasi, tangguh terhadap tantangan masa depan, serta mampu menjadi model pembangunan wilayah yang berkelanjutan bagi Indonesia. (kanalbali/RLS)


