BULELENG, kanalbali.id – Suasana religius dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan Pawai Kirab Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Ar-Rasyid, Kelurahan Kampung Kajanan, Minggu (6/9).
Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna hadir secara langsung dan melepas keberangkatan peserta pawai yang diikuti oleh ratusan jemaah, pelajar madrasah, remaja masjid, serta majelis taklim se-Kecamatan Buleleng.
Dengan mengumandangkan sholawat dan membawa atribut bernuansa Islami, peserta pawai berjalan dengan tertib mengelilingi sejumlah ruas jalan di pusat Kota Singaraja.
Dalam sambutannya sebelum melepas peserta, Wabup Supriatna menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Gubernur Koster Tertibkan Transportasi Pariwisata, Pengusaha dan Pengendara Harus Ber-KTP Bali
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Buleleng, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Pawai kirab ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW serta sarana mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarumat,” ujar Wabup Supriatna.
Dirinya juga berpesan agar nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah, seperti toleransi, kasih sayang, kejujuran, dan semangat gotong royong, dapat terus diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat di Buleleng.
“Melalui momentum Maulid ini, mari kita jadikan Buleleng sebagai daerah yang damai, rukun, dan penuh toleransi. Dengan semangat menyama braya, kita rawat kebersamaan agar pembangunan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Pawai kirab berlangsung lancar dan meriah. Sepanjang rute sekitar kota Singaraja warga tampak antusias menyaksikan dan ikut bersholawat, menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat kerukunan di Buleleng.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kaban Kesbangpol Buleleng, Camat Buleleng, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus Panitia PHBI Masjid Ar-Rasyid. (kanalbali/RLS)


